Textbook Vs Facebook

Ah.. hari ini ternyata Hari Buku Nasional. Namun belum ada satu bukupun yang saya baca. Belum ada textbook kuliah yang saya baca, tapi aku sudah membaca halaman facebook dan twitter beberapa kali. Membolak-balik halaman facebook lebih menarik dan mengasyikkan daripada memplototi halaman textbook. Belum ada satu ayat dalam lembaran buku/kitab suci Al Qur’an yang saya baca hari ini, namun saya sudah hampir mengkhatamkan satu koran hari ini. Sayapun lebih asyik bertafakur di depan televisi daripada menekuri lembaran-lembaran buku kuliah yang lebih cocok dijadikan bantal. Baca lebih lanjut

Mencermati Pesta Blogger 2009

pesta bloggerPesta Blogger 2009 telah berakhir. Semoga acaranya sukses luar biasa. Perhelatan tahunan ini mendapat perhatian tersendiri bagi saya. Ada beberapa hal yang perlu dicermati dari ajang kopdar (kopi darat) para blogger Indonesia ini.

1. Pesta Blogger 2009 disponsori oleh Duta Besar Amerika Serikat.
Saya tidak mempermasalahkan siapa yang mensponsori acara ini. Namun AS jelas punya alasan yang kuat untuk membantu pendanaan. Salah satunya adalah alasan pelestarian demokrasi dalam bentuk kebebasan berekspresi dan berpendapat yang tercermin dari apa yang dilakukan oleh para blogger. Selain menjadi sponsorĀ  pesta blogger 2 tahun berturut-turut, Kedubes negeri “Paman Sam” itu mendanai pelatihan menulis blog di beberapa kota. Demokrasi merupakan salah satu barang jualan Amerika yang sangat laku terutama di negeri islam dan negara berkembang lainnya. Demokrasi yang indah pada “casingnya” namun bila ditelisik secara mendalam ternyata hanya menguntungkan orang-orang berduit (para kapital). Jadi saya pikirĀ  menyisihkan dana untuk penyelenggaran pesta blogger tak terlalu berarti bagi Kedubes AS. Baca lebih lanjut