Beudoh hai aneuk, Tajak u Aceh

Pantai batu Putih Meulaboh

Pantai Batu Putih Meulaboh, Aceh Barat

Senandung Rafly ‘Ya Rabbana’ mengalun syahdu dari kamarku. Rafly adalah penyanyi Aceh yang terkenal dengan lagu-lagu religinya. Sya’ir lagu itu membuka kembali ingatanku tentang Aceh. Ternyata hari ini adalah tahun keenam¬† bencana Tsunami Aceh. Bencana yang pernah meluluhlantahkan pesisir Aceh dan membawa duka mendalam.¬† Aceh memang bukan tanah kelahiran saya, tapi Aceh adalah bagian dari perjalanan hidupku. Sepenggal usiaku kuhabiskan disana. Berjuta kenangan telah terukir dalam benak dan lubuk hatiku. Baca lebih lanjut

Iklan

Makam Berjama’ah

Salah satu lokasi 'makam berjamaah' di Aceh(jabir.doc)Peristiwa Tsunami yang terjadi di Aceh 5 tahun yang lalu menyisakan banyak kisah dan pelajaran. Ratusan ribu nyawa hilang dalam beberapa saat. Tidak ada yang sanggup menghindar dari bencana alam tersebut. Menurut banyak cerita yang saya dengar langsung dari ‘pelaku sejarah’ korban Tsunami, banyak yang mengira hari itu adalah hari kiamat. Semua terjadi begitu cepat, membawa pergi sanak saudara, keluarga dan harta benda. Bahkan rumah merekapun hilang tak berbekas. Baca lebih lanjut

Pesan Sumur dan Bak Mandi

Beberapa waktu lalu saya ingin sekali menikmati matahari terbenam. Hari libur sy bertolak ke kota Meulaboh (Aceh Barat) mengunjungi sebuah pantai bersejarah dengan pemandangan sunset yang indah. Pantai Batu Putih namanya. Pantai dimana Teuku Umar tertembak oleh Belanda. Teuku Umar adalah seorang mujahid yang pernah memperdaya Belanda dengan pura-pura bergabung bersama Belanda yang kemudian membelot setelah mendapatkan persenjataan lengkap. Pantai Batu Putih juga sebagai saksi sejarah Tsunami. Menurut cerita yg beredar dikatakan bahwa pada malam tanggal 24 Desember 2004 sebelum terjadi Tsunami pantai ini dijadikan sebagai tempat maksiat. Para penari telanjang beraksi disana. Natalpun dirayakan di pantai ini. Setelah Tsunami garis pantainyapun menciut akibat kemarahan air laut walau tidak mengurangi pesona keindahannya. Bongkahan bangunan jembatan menjadi saksi bisu atas segala kejadian di tempat ini. Baca lebih lanjut