Tiga Kota, Dua Hati, Satu Cinta

cinta

Tak ada manusia yang mengetahui jalan hidupnya di masa depan. Kita hanya bisa memilih jalan yang akan kita lalui. Kemudian kita harus takluk pada liku jalan yang telah kita pilih. Apapun pilihan kita, yakinkan diri bahwa itulah jalan hidup yang mesti ditempuh. Jalani dengan optimis dan lakukan yang terbaik. Jangan pernah menoleh ke belakang untuk menangisi keputusan yang telah kita ambil.

Nenek moyangku pelaut dan pengembara. Ayah dan kakek saya dikenal sebagai pelaut ulung di kampung halaman dan telah menjelajahi hampir sebagian besar nusantara. Ketika aku masih kecil, Ayah sering meninggalkan kami untuk berlayar sampai berbulan-bulan. Mungkin darah pelaut dan pengembara itu ikut mengalir juga dalam denyutan nadiku. Sehingga ketika dewasa, salah satu obsesi saya adalah ingin merantau di negeri orang, kalau bisa mengelilingi nusantara. Baca lebih lanjut

Iklan

Sudut Liar Kota Surabaya

lambang kota surabayaSurabaya merupakan kota terbesar kedua setelah Jakarta. Suasana kehidupan khas metropolitan. Kota yang seolah tak pernah tidur walau jarang macet. Menurut pengamatan saya, Surabaya merupakan kota terhijau sekaligus terpanas yang pernah saya singgahi. Kota yang juga menyimpan sudut-sudut liar perdababan manusia dan juga hal-hal liar lainnya. Beberapa waktu lalu saya sempat mengunjungi tempat makhluk-makhluk liar yang bersemayam di kota Pahlawan ini. Yups… itulah Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang diklaim sebagai kebun binatang terbesar di Asia Tenggara. Baca lebih lanjut