Vonis Dokter

“Saya divonis kanker oleh dokter disana. Katanya kemungkinan sembuhnya hampir tidak ada.” Lelaki separuh baya itu meraba perutnya yang membesar sambil berbicara pada saya.

” Makanya saya dirujuk kesini, karena di rumah sakit disana belum ada obatnya.”

Frasa ‘vonis dokter’ itu kembali saya dengar dari lisan pasien. Padahal setahu saya vonis itu hanya dikenal dalam dunia pengadilan. Ada kesan bahwa apa yang dikatakan oleh dokter tentang penyakit pasien adalah sesuatu yang tidak bisa berubah sebagaimana keputusan seorang hakim pada terdakwa suatu kasus. Baca lebih lanjut

Mengurangi Resiko Kanker Prostat

Kanker prostat merupakan kanker terbanyak pada pria. Tercatat sebagai kanker pembunuh kedua pada pria setelah kanker paru-paru. Resiko menderita penyakit ini meningkat dengan makin bertambahnya usia. Paling banyak ditemukan pada usia diatas 60 tahun. Namun tidak jarang di usia di kurang dari 50 tahun.Seorang pria yang memiliki ayah atau paman yang menderita kanker prostat memiliki resiko tinggi untuk menderita kanker ini. Jika ayah atau paman terkena kanker prostat, maka keturunan laki-laki terdekatnya akan 2,87-4,5 kali lebih besar terkena kanker prostat dibandingkan dengan mereka yang ayah atau pamannya tidak mempunyai kanker prostat.Faktor lain yang diduga menyebabkan seorang pria mudah menderita kanker ini antara lain gaya hidup yang tidak sehat dan jarang ejakuasi. Baca lebih lanjut