Wajah-wajah Neoliberal di KIB jilid II

neoliberalKabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II bentukan SBY hanya akan berganti “casing” saja. Wajah-wajah neoliberal masih banyak yang bercokol di dalamnya. Jadi jangan heran bila ternyata kabinet baru ini hanya akan melanjutkan neoliberalisme. Agenda-agenda neolib lainnya juga akan tetap berlanjut, seperti penjualan BUMN. Program privatiasasi BUMN yang “gagal” pada tahun 2009, bisa dipastikan akan dilanjutkan. Saat ini saja, pemerintah tengah bersiap-siap akan melego Pertamina. Baca lebih lanjut

Mencermati Pesta Blogger 2009

pesta bloggerPesta Blogger 2009 telah berakhir. Semoga acaranya sukses luar biasa. Perhelatan tahunan ini mendapat perhatian tersendiri bagi saya. Ada beberapa hal yang perlu dicermati dari ajang kopdar (kopi darat) para blogger Indonesia ini.

1. Pesta Blogger 2009 disponsori oleh Duta Besar Amerika Serikat.
Saya tidak mempermasalahkan siapa yang mensponsori acara ini. Namun AS jelas punya alasan yang kuat untuk membantu pendanaan. Salah satunya adalah alasan pelestarian demokrasi dalam bentuk kebebasan berekspresi dan berpendapat yang tercermin dari apa yang dilakukan oleh para blogger. Selain menjadi sponsor  pesta blogger 2 tahun berturut-turut, Kedubes negeri “Paman Sam” itu mendanai pelatihan menulis blog di beberapa kota. Demokrasi merupakan salah satu barang jualan Amerika yang sangat laku terutama di negeri islam dan negara berkembang lainnya. Demokrasi yang indah pada “casingnya” namun bila ditelisik secara mendalam ternyata hanya menguntungkan orang-orang berduit (para kapital). Jadi saya pikir  menyisihkan dana untuk penyelenggaran pesta blogger tak terlalu berarti bagi Kedubes AS. Baca lebih lanjut

Menkes Baru “Rasa” Amerika?

menkes baruAda yang aneh dengan pergantian menteri kesehatan Kabinet  Indonesia Bersatu jilid II SBY. Keanehan pertama : menkes sebelumnya yang menurut saya cukup sukses sebagai menkes idealis dan berani melawan hegemoni Amerika dan WHO, diganti dengan seseorang yang ternyata dekat dengan Amerika. Keanehan kedua : menkes yang ditunjuk sekarang tidak mengikuti audisi menteri idol yang diselenggarakan oleh SBY, padahal SBY sendiri menjadikan mensyaratkan bahwa menteri di kabinetnya harus ikut audisi. Baca lebih lanjut