Hijrah dan Kemenangan

Tidak ada hal yang kebetulan di dunia ini. Semua telah diatur. Bahkan tak sehelai daunpun yang gugur kecuali telah tercatat.  Hari ini tanggal 7 Desember 2010 usia saya kembali bertambah dan itu berarti jatah hidup saya berkurang 1 tahun. Hari ini juga tanggal 1 Muharram 1432 Hijriah. Mudah-mudahan ini bukanlah hal yang kebetulan, tapi ada skenario indah dari Sang Khalik dibalik hal yang “kebetulan” ini. Baca lebih lanjut

Iklan

Sholat dengan Santun

sholat

Saya tinggal di suatu rumah yang berhadapan langsung dengan speaker salah satu musholla di kota Surabaya. Musholla yang menjadi tempat ibadah warga  satu RT itu kerap menjadi biang keributan dan mengganggu ketentraman warga, terutama ketentraman saya. Jangan harap bisa sholat dengan tenang di rumah (bila terlambat sholat berjamaah) bila speaker musholla itu telah dihidupkan… Ributnya minta ampun. Saya terus terang tergangu. Saya pikir semua orang akan terganggu. Apalagi suara imam yang memimpin sholat jama’ah itu melengking serak-serak banjir. Sebelum adzan dikumandangkan, suara orang mengaji sudah dibunyikan lewat loudspeaker masjid atau musholla. Tidak sebagaimana di zaman Rasulullah, tak ada bunyi-bunyian lain sebelum azan selain azan merdu yang dikumandangkan oleh Bilal. Musholla yang seharusnya menjadi sumber kedamaian itu menjadi sumber ketidaktenangan masyarakat di sekitarnya. Baca lebih lanjut

Debat Kusir Tanpa Arah

gambar dari wongiseng.wordpress.comBerdebat dengan menggunakan dasar, pemahaman, dan rumus yang berbeda pada dasarnya akan menuju debat kusir yang tak berujung. Debat atau diskusi tanpa ada penyelesaian dan makin jauh dari esensi yang sebenarnya. Bahkan terkesan mencari-cari kesalahan dan menyudutkan. Saya terkadang heran dengan orang-orang yang hanya memiliki sedikit pengetahuan tentang hukum-kukum dalam agama orang lain, mencoba mendebat bahkan menyalahkan pelaksanaan hukum agama orang lain dengan pemahamannya yang amat dangkal atas hukum dalam suatu agama tersebut. Sehingga yang makin nampak nampak ketidaktahuan dan niat yang hanya ingin memanas-manasi situasi dan memancing di air keruh. Akhirnya ikannya tidak dapat, tapi cipratan lumpur yang mengenai wajahnya bahkan bisa membutakannya. Saya sendiri sering melakukan hal yang ‘tak terpuji’ seperti ini 🙂 Baca lebih lanjut

Defensif Apologetik ala Umat Islam

Setelah mencermati berbagai polemik dan diskusi yang menyangkut Islam dalam kompasiana, sebagian umat Islam (mungkin termasuk saya) berusaha membela Islam sesuai dengan kemampuan yang saya miliki dengan cara-yang setelah saya pikir-pikirtidak benar. Mungkin maksud kita baik, tapi setelah dikritisi dan dtelusuri ternyata sikap itu salah dan bahkan menyalahi apa yang sebenarnya ada  dalam Islam (dalilnya ada dalam Islam) . Ada suatu sikap defensif apologetik ketika membela Islam. Baca lebih lanjut

Tidak Ada Maaf bagi Penghina Rasul

Vonis mati penghina Rasul
Vonis mati penghina Rasul

Ketika  ada orang yang mengutak-atik syahadat umat Islam  dengan sadar dan sengaja dengan kalimat seperti ini assaduanla ila bonita, wa asaduanna moammar kadafi, apa yang menjadi kesan yang terbersit dalam benak kita? Saya melihatnya ini sebagai sebuah penghinaan atau pelecehan. Seorang blogger di kompasiana (kompasianer) melontarkan pelecehan tersebut. Walau sang empunya postingan sudah minta maaf dan admin kompasiana sudah menertibkan artikel ini, namun saya kira masalahnya tidak sesederhana itu. Minta maaf tidaklah cukup. Baca lebih lanjut

Menolak Kedatangan Obama

Menjelang kedatangan Obama pada tanggal 20-22 Maret 2010 mendatang, ada pro dan kontra akan kehadiran presiden Amerika itu. Aksi penolakan yang dilakukan oleh sebagian kaum muslimin dan mahasiswa. Kedatangan Obama ke Indonesia dalam rangka kunjungan kenegaraan sekaligus ‘kunjungan pulang kampung’ Obama. Rencananya Obama akan bernostalgia pada beberapa tempat ketika dia pernah tinggal di Indonesia.

Mereka yang pro akan kedatangan Obama mengatakan bahwa kunjungan Obama bisa meningkatkan citra Indonesia di mata dunia internasional dan bukankan sebagai negara yang agamis dan mayoritas muslim wajib menghormati tamu ? Kita seharusnya menunjukkan akhlak yang baik kepada dunia luar. Baca lebih lanjut

Bila Agama Sebatas Candu

Aku bersimpuh, tertunduk, ada damai yg menyelimuti jiwa. Detakan jantungku seirama zikir yang telantun dalam lisan. Seakan ada badai endorfin yg menggelegak dalam darahku. Aku meringkuk di sudut musholla yang sudah jarang aku sambangi. Damai. Aku seakan tidak ingin bangkit, ketika pengurus musholla memberitahu bahwa kendaraan saya menghalangi kendaraan lain untuk keluar dari tempat parkir. Baca lebih lanjut