Defensif Apologetik ala Umat Islam

Setelah mencermati berbagai polemik dan diskusi yang menyangkut Islam dalam kompasiana, sebagian umat Islam (mungkin termasuk saya) berusaha membela Islam sesuai dengan kemampuan yang saya miliki dengan cara-yang setelah saya pikir-pikirtidak benar. Mungkin maksud kita baik, tapi setelah dikritisi dan dtelusuri ternyata sikap itu salah dan bahkan menyalahi apa yang sebenarnya ada  dalam Islam (dalilnya ada dalam Islam) . Ada suatu sikap defensif apologetik ketika membela Islam. Baca lebih lanjut

Iklan

Menggugat Demokrasi

Demokrasi sering indah diucapkan, tetapi kecut dirasakan. Banyak orang tertipu karena tidak memahami hakikat demokrasi yang sebenarnya.

Ketika harga bahan bakar minyak (BBM) akan dinaikkan tahun lalu, hampir tidak ada rakyat yang tidak menolak rencana kenaikan tersebut. Orang yang tinggal di pucuk gunung pun, jika ditanya apakah harga BBM perlu naik, mereka pasti menjawab: tidak. Alasannya, kenaikan BBM itu akan membuat harga-harga kebutuhan pokok merangkak naik. Namun, justru wakil rakyat setuju dengan kenaikan harga BBM itu dengan berbagai dalih. Pertanyaannya, wakil rakyat yang duduk di DPR itu wakil siapa? Benarkah mereka representasi suara rakyat? Kalau mereka adalah wakil rakyat seharusnya mereka mengikuti kehendak rakyat. Namun, fakta berbicara lain; keputusan-keputusan yang mereka buat justru berseberangan 180 derajat dengan suara rakyat. Kenyataan ini hanyalah satu di antara banyak kebohongan ide demokrasi, yakni kedaulatan di tangan rakyat. Baca lebih lanjut

Lima Alasan untuk Golput

Sejumlah kalangan dan pengamat memprediksi bahwa golput akan meningkat di pemilu 2009. Apakah hal ini menunjukkan hal yang negatif atau positif bagi negara ini? Yg jelas bila makin tinggi angka golput, makin tidak kredibel suatu pemerintahan. Bagiku golput sah-sah saja di negeri yang menganut sistem demokrasi seperti negara ini.  Ada beberapa alasan rasional mengapa orang memilih golput :

1. Tidak ada yang kandidat yang pantas untuk dipilih. Seharusnya partai politik introspeksi diri mengapa banyak orang yg golput. Berarti calon yang mereka usung tidak menarik simpati rakyat. Demikian pula capres dan cawapres seharusnya menyadari, kalau tidak semua rakyat menyukai apa yg mereka tampilkan. Dari sudut pandang syariat Islam memang tidak ada yang pantas untuk dipilih karena semuanya baik caleg maupun capres hanya akan membuat dan menjalankan hukum selain hukum Allah. Semua capres dan cawapres sekuler. Baca lebih lanjut

PKS Punya Caleg Non-Muslim ??

PKS yg saya kenal adalah salah satu partai Islam yg dulunya terkenal militan, bersih dan bisa dianggap mewakili suara umat Islam. Namun seiring dengan perjalanan waktu, ciri khas Islam yg melekat pada PKS mulai memudar dan bahkan warnanya mulai berasimilasi dengan corak republik Indonesia yg menganut ‘democrazy’. Baca lebih lanjut