VIRGIN

Kala keperawanan dipertanyakan………..
Banyak orang yang terobsesi dengan ‘darah perawan’. Kesucian seorang wanita hanya tergantung pada malam pertama ketika berhubungan dengan suaminya akan mengeluarkan darah. Padahal banyak hal yang menyebabkan seorang wanita tidak mengeluarkan darah di saat hubungan pertama kali maupun selanjutnya.
  • Wanita yang cukup terangsang dan siap melakukan hubungan seks sulit mengalami perdarahan. Suami yang memaksa istri berhubungan seks tatkala istrinya tidak siap bisa saja menyebabkan perdarahan. Demikian pula pengaruh bentuk selaput dara menentukkan apakah bisa berdarah pada saat berhubungan atau tidak.
  • Wanita yang mengalami tekanan psikis saat melakukan hubungan seksual kemungkinan besar akan akan mengalami perdarahan, misalnya pada perkosaan baik kriminal maupun perkosaan dalam rumah tangga. Wanita yang merasa terpaksa berhubungan dengan suaminya pada hakikatnya mengalami perkosaan. Wanita yang yang mengaku diperkosa tapi tidak mengalami perdararahan harus dipertanyakan apakah dia benar2 terpaksa atau dilakukan atas dasar suka sama suka. Tekanan psikis bisa berupa kebencian pada sang pemerkosa, ketakutan akan hasil hubungannya maupun ketakutan karena hubungan itu belum halal.
  • Perawan yang sebenarnya adalah seorang wanita yang belum berhubungan badan dengan siapapun. Selaput dara bisa saja robek walaupun belum pernah melakukan hubungan seksual misalnya karena melakukan masturbasi dengan memasukkan sesuatu ke dalam vaginanya. Tapi dia tetap dianamakan perawan karena belum pernah berhubungan seks.
  • Semua wanita muslimah baik yang sudah menikah maupun belum adala wanita2 suci menurut Islam.