Malpraktek Lagi

malpraktekSiang yang panas menyengat. Poli rawat jalan puskesmas tempat saya bertugas baru usai. Poli rawat jalan ini buka sejak pukul 08.15 sampai pukul 12.15. Pasien sekitar 50 orang hari ini bisa diselesaikan dalam waktu 4 jam. Padahal standar pelayanan sebenarnya minimal satu pasien ditangani dalam 15 menit. Waktu 4 jam seharusnya hanya untuk 16 pasien namun saya menggunakannya untuk 50 orang pasien :-). Berarti satu pasien bisa dilayani hanya dengan 5,2 menit.  Seharusnya perlu waktu 750 menit (12,4 jam). Tangan masih pegal setelah menulis status dan resep 50 pasien. Diagnosa kilat, resep komplit ala puskesmas, bila perlu periksa laboratorim sedehana atau menulis resep untuk diambil di apotek terdekat. Istrahat dulu sebebentar di UGD. Ada beberapa pasien di dalam yang hanya ganti perban luka saja. Perawat UGD yang melayani mereka. Baca lebih lanjut

Iklan

Senyum Tercekat

cintaku
Senyum tercekat
Karena dua raga lagi tak dekat
Walau dua hati melekat
Namun mata tak bisa memandang lekat

Ruang dan waktu menghitam pekat
Memisah cinta yang sudah terikat
Demi menggenggam sebuah hasrat
Agar hidup lebih bermartabat

Jikalau nanti asaku mangkat
Kuharap engkau tetap merapat
Walau diri tak lagi berharkat
Tetap bersamaku sampai akhirat

Kutitip salam lewat malaikat
Sampaikan cintaku yang tak bersyarat
Cinta suci teramat sangat
Menanti rengkuhan yang erat hangat

Surabaya, 18 Agustus 2009
Dalam kungkungan rindu


Ghibahtainment dan Egosentris

MarshandaTidak selamanya dunia ini indah dan hidup itu mulus. Derita dan bahagia bisa silih berganti. Dalam hidup pasti ada masalah. Karena hidup itu untuk bermasalah dan mencari masalah. Salah satu hal yang membuat kita bahagia adalah tatkala kita “tidak punya masalah” atau berhasil menyelesaikan masalah yang mendera fisik maupun batin. Masalah pada dasarnya adalah stessor yang bisa mengganggu keseimbangan jiwa seseorang. Bila masalah itu tidak terselesaikan dan muncul masalah-masalah lain dengan tingkat kesukaran yang sama atau lebih dan tanpa penyelsaian, maka seseorang bisa mengalami “dekompesasi jiwa”. Hal ini bisa terjadi pada semua orang, termasuk artis seperti Marshanda. Baca lebih lanjut

Selingkuh Ternyata Dimulai dari Curhat

selingkuhMengungkapkan isi hati atau lebih dikenal dengan istilah curhat kepada teman lawan jenis yang dilakukan salah satu pasangan keluarga ternyata berpotensi menjadi gerbong perselingkuhan di keluarga.
Psikolog Universitas Medan Area, Irna Minauli, MPsi, di Medan, Senin (10/8), mengatakan, curhat mengenai masalah keluarga kepada teman lawan jenis membuka peluang pasangan suami-istri melakukan perselingkuhan. Baca lebih lanjut

Lagu Zaman Sekarang Kebanyakan Patologis

Mbah SuripTadi malam saya sempat mendengar syair lagu Mbah Surip yang lagi naik daun itu. Saya melihat ada hal yang patologis disetiap tema nyanyian. Mungkin karena isi lagu yg patologis inilah yg menyebabkan lagu ini menarik dan hidup serta nyaman terdengar di hampir setiap telinga yg mendengarnya. Lagu aneh tapi menghibur. Beberapa syairnya gue bangets 🙂

Salah satu syair lagu yg nyantol benar di telingaku adalah :
Barang siapa yang ingin hidup awet muda,bahagia di dunia ini, kurangi tidur, banyakin kopi :-).. Ha.. Ha…Ha.. I love you full..Sebagai pecandu kopi, tentu saja saya sangat setuju. Hidup ini rasanya tidak indah kalau tidak ada kopi. Walau ukuran kebahagiaan bukanlah kesanggupan kita untuk menenggak kopi, namun kopi memang memberikan stimulus untuk ceria dan bahagia. Baca lebih lanjut

Belajar untuk Mengajar

Salah satu program yg wajib dilalui ketika mengikuti pendidikan dokter spesialis di Unair adalah program MKDU yg katanya bertujuan untuk standarisasi ilmu para peserta PPDS yg berasal dari berbagai universitas yg kemungkinnanya memiliki standar yg berbeda.

Hari ini sy ikut kuliah “belajar mengajar” yg awalnya saya kurang berminat. Tp ternyata kuliahnya lumayan menarik. Calon dokter spesialis katanya harus bisa menguasai teknik belajar yg baik agar bisa menyelesaikan studinya dan  belajar untuk mengajar karena kemungkinan suatu saat nanti akan mengajar baik itu perawat, dokter muda, maupun pada sesama dokter spesialis. Ya.. sudahlah sy mmg wajib  ikut. Baca lebih lanjut

La Jampang Main Futsal

Suatu hari saya diajak main  futsal. Sebenarnya saya tidak pernah main futsal, tapi pernah main bola. Karena belum pernah main, jadinya belum tahu sama sekali caranya main. Kok lapangannya kecil ya… pemainnya juga sedikit. Akhirnya  saya milih jadi kiper dulu supaya bisa tahu cara main futsal dari pemain lain. Tapi kalo jadi kiper futsal, apa bolanya boleh ditangkap pake tangan ya..? Biasanya waktu kecil  dulu kalau main bola dengan jumlah pemain sedikit dan gawangnya kecil, bolanya gak boleh ditangkap pake tangan. Mau nanya sama kawan main jadi sungkan, nanti dibilang kampungan (padahal saya memang kampungan tapi gengsi 🙂 ) Baca lebih lanjut