Tiga Kota, Dua Hati, Satu Cinta

cinta

Tak ada manusia yang mengetahui jalan hidupnya di masa depan. Kita hanya bisa memilih jalan yang akan kita lalui. Kemudian kita harus takluk pada liku jalan yang telah kita pilih. Apapun pilihan kita, yakinkan diri bahwa itulah jalan hidup yang mesti ditempuh. Jalani dengan optimis dan lakukan yang terbaik. Jangan pernah menoleh ke belakang untuk menangisi keputusan yang telah kita ambil.

Nenek moyangku pelaut dan pengembara. Ayah dan kakek saya dikenal sebagai pelaut ulung di kampung halaman dan telah menjelajahi hampir sebagian besar nusantara. Ketika aku masih kecil, Ayah sering meninggalkan kami untuk berlayar sampai berbulan-bulan. Mungkin darah pelaut dan pengembara itu ikut mengalir juga dalam denyutan nadiku. Sehingga ketika dewasa, salah satu obsesi saya adalah ingin merantau di negeri orang, kalau bisa mengelilingi nusantara. Baca lebih lanjut

Iklan

Nyanyian Rindu

Sepi kaku membisu
Riak malam perlahan kelabu
Hadirkan rindu menggelayut sendu
Susuri jalan cinta  berliku

Andai senja dan mega tak lagi berpadu
Kutitip salam pada sang bayu
Dendangkan padanya nyanyian rindu
Kisahkan padanya apa rasaku

Andai dikau dirundung rindu
Tulis namaku dalam hatimu
Di penghujung malam sebut namaku
Nantikan hadirku dalam mimpimu

Soerabaja, 6/3/2011
@mellow mode on

Cinta itu tak Terlarang

Cinta itu suci. Demikian pula cinta kepada lawan jenis. Ia muncul dari fitrah manusia sebagai makhluk sempurna. Cinta merupakan perwujudan naluri melestarikan jenis. Seandainya tak ada lagi hasrat manusia untuk saling mencintai dan bercinta, maka kepunahan manusia akan terjadi. Baca lebih lanjut

Bijak dalam Bercinta

Pohon kurma di halaman masjid Baiturrahman Banda Aceh
Pohon kurma di halaman masjid Baiturrahman Banda Aceh

Kata orang bijak..Bijaklah dalam segala hal.Termasuk bijak dalam bercinta. Kata para pecinta..Cinta itu butuh pengakuan dan kesadaran. Orang bisa mengatakan cinta kepada Laila, tapi bila Laila tidak mengakuinya dan tidak menyadarinya maka cinta tak akan berbalas.

Ketika sesuatu saat yang dicintai menjadi tak layak dicintai. Mungkin karena ia berkhianat atau jatuh ke kasta terendah. Namun jadikanlah ia patut menerima kembali cinta itu. Kalau memang ia ingin menjadi lebih baik, maka cinta tetap layak untuknya.Cintailah sosok dia dimasa depan, jangan berusaha membenci masa lalunya. Namun jika ia tetap dalam kehinaannya, berpikirlah untuk menyelamatkan diri dari cinta seorang pasangan yang menyiksa. Masih ada para pecinta lain yang lebih arif dalam bercinta. Baca lebih lanjut

Kondom dan Valentine Day

ruang hati.com
dari:ruang hati.com

Hari Valentine yang diperingati tiap tanggal 14 Februari sudah hampir usai. Ada yang merayakan, namun ada juga yang tidak. Pro kontra ajaran paganisme ini juga terjadi dalam berbagai forum diskusi. Namun ada hal-hal lain yang menurut saya miris dengan berlalunya hari ‘kasih sayang’ ini. Ada beberapa perayaan yang bersamaan dengan Valentine Day, yang pada akhirnya membuat saya bertanya, Valentine Day itu : Love or Lust ? (Cinta atau Nafsu)? Baca lebih lanjut

Antara Iman dan Cinta

http://media.photobucket.com/Cinta adalah suatu kata yang teramat indah didengar, manis untuk diucapkan, dan begitu nikmat saat dirasakan.  Jika seandainya lautan menjadi dawat dan digunakan untuk menuliskan aksara tentang cinta, maka mungkin tidak akan cukup. Jikalau seluruh pepohonan dijadikan kertas dan dipakai sebagai lembaran untuk menggoreskan cerita cinta, itu tak akan memadai. Andai seluruh waktu dipakai untuk mendongengkan cerita cinta, maka  tak akan usai walau jarum jam tak sanggup lagi  berputar. Bahkan belum sempurna iman yang kita miliki bila antar sesama belum saling mencintai. Baca lebih lanjut

Gelang Cinta

Tuliskan apa yang kamu rasakan

Rasakan apa yang kamu pikirkan

Pikirkan apa yang kamu tuliskan

Dulu kadang aku curiga pada diri sendiri  bahwa aku manusia berhati badak. Namun tatkala aku menemukan dirinya, semua berubah. Hembusan cinta yang tak pernah padam merubah bentuk hatiku yang kasar dan datar menjadi  bentuk daun waru nan indah memerah. Aku tak perlu lagi meminjam hati Nabi Adam untuk bisa merindu Siti Hawa. Tak butuh pikiran Majnun yang gila mencintai Laila. Roman Romeo dan Juliet tak perlu kukhatamkan agar bisa ‘sedikit’ mengerti makna cinta. Baca lebih lanjut