Sholat dengan Santun

sholat

Saya tinggal di suatu rumah yang berhadapan langsung dengan speaker salah satu musholla di kota Surabaya. Musholla yang menjadi tempat ibadah warga  satu RT itu kerap menjadi biang keributan dan mengganggu ketentraman warga, terutama ketentraman saya. Jangan harap bisa sholat dengan tenang di rumah (bila terlambat sholat berjamaah) bila speaker musholla itu telah dihidupkan… Ributnya minta ampun. Saya terus terang tergangu. Saya pikir semua orang akan terganggu. Apalagi suara imam yang memimpin sholat jama’ah itu melengking serak-serak banjir. Sebelum adzan dikumandangkan, suara orang mengaji sudah dibunyikan lewat loudspeaker masjid atau musholla. Tidak sebagaimana di zaman Rasulullah, tak ada bunyi-bunyian lain sebelum azan selain azan merdu yang dikumandangkan oleh Bilal. Musholla yang seharusnya menjadi sumber kedamaian itu menjadi sumber ketidaktenangan masyarakat di sekitarnya. Baca lebih lanjut

Guratan Nasionalisme di Balik Lukisan Batik.

batiksholatHari ini tanggal 2 Oktober 2009 batik diresmikan oleh UNESCO sebagai warisan tak benda budaya Indonesia. Kampanye pemakaian baju batik seakan menyamai berita tentang gempa di Padang, Sumatera Barat. Teman-teman kuliahku juga sepakat hari ini untuk rame-rame pakai baju batik. Pegawai beberapa instansi pemerintah malah ada yg diwajibkan pakai batik. Para pengendara motor, mahasiswa, dan bahkan tukang becakpun memakai batik pada hari ini.

Saya juga ikut pakai baju batik hari ini, tapi walaupun bukan karena batik akan disahkan oleh Unesco sebagai pakaian khas Indonesia, dari dahulu kalau tiap hari Jum’at saya sering pake baju batik. Bagi saya baju batik memang menempati posisi tersendiri di hati. Saya mengenakannya untuk saat-saat yang istimewa dalam hidup. Walau batik kebanyakan terkesan formal namun saya memilih jenis batik yang santai, namun tetap sopan dan elegan. Waktu  melamar calon istri dulu saya pakai baju batik, saat pertama kali bertemu keluarga calon istri saya pakai baju batik, hadiah untuk Ayah saya  ketika saya pulang dari Aceh juga baju batik dan saat mengadiri pesta pernikahan teman saya juga pakai baju batik. Hari ini istri saya juga pakai jilbab (baju kurung) berbahan batik , dan mungkin sebentar saat mau tidur malam saya pakai celana tidur dari batik :-). Baca lebih lanjut