Syariat Islam Laris Manis

Sebenarnya umat Islam baik Indonesia maupun di negeri-negeri Islam yang lain sebagian besar menginginkan penerapan Syariat Islam. Hanya pihak-pihak tertentu yang menolak syariat dan kemudian di ‘blow up’ oleh ‘media’ untuk menimbulkan kesan bahwa Syariat Islam seolah tidak laku lagi. Padahal beberapa hasil survei menunjukkan masih tingginya animo masyarakat terhadap Syariat Islam. Berikut saya sudah mengumpulkan beberapa hasil survey tentang penerapan Syariat Islam : Baca lebih lanjut

Ketika Cicak Bersaksi

Sampai saat ini ‘megasinetron’ Ketika Cicak Bersaksi atau Cicak vs Buaya masih tetap tayang tiap hari di hampir semua layar televisi. Tayangan ini menarik perhatian hampir semua lapisan masyarakat. Infotainment-pun ikut-ikutan menayangkan kasus ‘perselingkuhan’ yang terjadi dalam epidose Cicak vs Buaya ini. Tidak kalah seru dengan adegan sinetron terkenal seperti Cinta Fitri. Ada tangisan Antasari Azhar, sumpah atas nama Allah Susno Duadji, ada penjahatnya (mafia kasus/markus), ada intrik cinta dan perselingkuhan, konspirasi, siaran live di pengadilan, dan adegan-adegan lain yang melibatkan emosi pemirsa. Lebih seru dari sinetron kebanyakan.  Ketika Cicak Bersaksi nampaknya meraup penonton  yang jauh lebih banyak daripada megafilm Ketika Cinta Bertasbih. Baca lebih lanjut

Tips Menghindari & Menghadapi Tuntutan Pasien

malpraktekProfesi sebagai seorang dokter menurut kebanyakan orang adalah profesi mulia. Seseorang dengan predikat dokter seolah dituntut untuk ma’shum (tidak pernah salah) dalam menjalankan profesinya. Tidak banyak orang yang akan memperhitungkan kebaikan yang telah di lakukan dokter, tapi sekali melakukan satu kesalahan saja  maka dokter terancam masuk penjara dan mungkin akan kehilangan profesi sebagai dokter akibat tuntutan malpraktek atau delik hukum lainnya.

Sebenarnya tidak ada istilah malpraktek dalam ranah hukum Indonesia yang mengadopsi hukum Continental dari Belanda. Istilah malpraktek hanya ada pada hukum Anglosaxon seperti di Amerika Serikat. Dalam hukum pidana (KUHP), yang ada hanya kelalaian. Diharapkan dengan disahkannya Undang-Undang Kesehatan yang baru (2009), delik hukum dalam dunia kedokteran/kesehatan  kebanyakan tidak lagi terkait dengan masalah pidana. Baca lebih lanjut

Bom Hotel Ritz Carlton dan JW Marriot : Jangan Latah Mendiskreditkan Islam

Wawancara SCTV  dengan Andi Wijayanto begitu dini mengatakan indikasi keterlibatan kelompok Islam dalam pemboman tersebut. Dalam wawancara tersebut (siang 17/7/2009) ia menyebukan pelakunya pastilah kelompok dengan IDEOLOGI YANG KUAT. Walau kebanyakan pelaku pengeboman katanya “terbukti” banyak dilakukan oleh kelompok-kelompok Islam tertentu, namun sebelum segalanya terbukti, sebaiknya kita jangan latah dulu untuk langsung menyudutkan Islam.  Karena mayoritas kelompok Islam juga mengutuk dan tidak setuju metode perjuangan dengan cara kekerasan dan amoral seperti itu. Aksi-aksi pengeboman selama ini juga belum tentu murni dilakukan oleh kelompok Islam tertentu. Saya pikir “teori konspirasi” bisa menjelaskan banyak hal tentang kejadian seperti ini. Baca lebih lanjut

Apakah Hidup Perlu Dua Kali ?

kehidupanTak ada gunanya menyesali sesuatu yang telah usai. Tidak tahu kenapa penyesalan itu mesti selalu belakangan datangnya. Seandainya sesal itu bisa diletakkan di awal perbuatan, mungkin tak akan pernah ada pepatah  “sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tiada berguna” Baca lebih lanjut

Mengapa Mesti Ada Perpisahan?

Salah satu kata yg paling berat untuk sy katakan dan dengarkan adalah kata ‘perpisahan’. Mudah untuk dituliskan, namun begitu berat untuk dihadapi. Namun mungkin bila tdk ada kata perpisahan, tidak akan ada kata pertemuan. Kedua kata itu adalah 2 hal yg tidak bisa dipisahkan. Bila ada pertemuan pasti akan ada perpisahan. Tatkala Nabi Adam AS diciptakan dan menemukan dirinya tinggal di surga, beberapa saat kemudian dia harus rela berpisah dgn surga yg penuh kenikmatan. Nabi Adam AS hijrah ke dunia yg unik, penuh warna dan tantangan. Inilah mungkin awal mula sejarah kata pertemuan dan perpisahan bagi anak manusia. Baca lebih lanjut

Tipe Keluarga Pasien yang Menjengkelkan

pasienTidak ada perbedaan antara dokter dengan manusia lain. Dokter juga punya rasa marah, jengkel dan lelah sebagaimana kebanyakan manusia. Yang membedakan hanyalah dari segi profesi saja. Kata orang profesi dokter masih menempati kasta yang tinggi dalam kedudukan sosial di masyarakat. Namun bagi saya tak ada perbedaan kasta dalam profesi. Semua profesi dilakoni manusia bila dikakukan dengan standar tertinggi dan tidak menyalahi aturan Tuhan dan hukum positif. Ada beberapa tipe keluarga pasien yang kadang membuat saya ingin marah dan jengkel. Apalagi disaat badan sudah letih dan banyak masalah lain yang sedang memenuhi isi pikiran. Baca lebih lanjut