Beudoh hai aneuk, Tajak u Aceh

Pantai batu Putih Meulaboh

Pantai Batu Putih Meulaboh, Aceh Barat

Senandung Rafly ‘Ya Rabbana’ mengalun syahdu dari kamarku. Rafly adalah penyanyi Aceh yang terkenal dengan lagu-lagu religinya. Sya’ir lagu itu membuka kembali ingatanku tentang Aceh. Ternyata hari ini adalah tahun keenam  bencana Tsunami Aceh. Bencana yang pernah meluluhlantahkan pesisir Aceh dan membawa duka mendalam.  Aceh memang bukan tanah kelahiran saya, tapi Aceh adalah bagian dari perjalanan hidupku. Sepenggal usiaku kuhabiskan disana. Berjuta kenangan telah terukir dalam benak dan lubuk hatiku. Baca lebih lanjut

Iklan

Logat Aneh

Saat di "Texas City"

“Dokter dari mana? Bukan dari Jawa kan? “Teman sejawat di tempat saya kuliah bertanya di suatu hari.
“Kok bisa tahu? ”
“Logatnya aneh”

Saya tidak memperjelas apa yang dia maksud dengan aneh. Apa mungkin logat saya mirip logat penduduk planet Namec? Keanehan logat saya bisa karena percampuran berbagai macam logat yang pernah terucap di lisanku. Saya memang hidup nomaden dan diberikan kesempatan untuk tinggal pada beberapa tempat dengan bahasa dan logat atau yang berbeda. Sejatinya saya paling mudah terpengaruh dengan logat daerah baru. Walau logat asli saya tidak pernah hilang total. Biasanya dalam beberapa hari atau minggu logat saya bisa berubah mengikuti tempat baru, namun tatkala tinggal di pulau Jawa, sampai saat ini saya belum sanggup merubah logat. Baca lebih lanjut

Antara Teungku dan Teuku

Tulisan ini sengaja saya buat untuk refleksi penerapan syariat Islam di Aceh. Walaupun sudah 7 bulan saya meninggalkan Tanah Rencong itu, namun semua memori tentang Aceh masih melekat erat dalam benakku. Saat ini syariat Islam di Aceh telah diterapkan selama 7 tahun. Namun apa yang saya saksikan selama 4 tahun tinggal di Aceh adalah penerapan setengah hati syariat yang seolah hanya untuk menenangkan keinginan rakyat Aceh yang rindu akan penerapan syariat Islam. Penerapan syariat yang kebanyakan sebatas simbol dan slogan politik ada kaitanya dengan ‘perseteruan’ antara Teungku dan Teuku yang ada di Aceh. Baca lebih lanjut

Makam Berjama’ah

Salah satu lokasi 'makam berjamaah' di Aceh(jabir.doc)Peristiwa Tsunami yang terjadi di Aceh 5 tahun yang lalu menyisakan banyak kisah dan pelajaran. Ratusan ribu nyawa hilang dalam beberapa saat. Tidak ada yang sanggup menghindar dari bencana alam tersebut. Menurut banyak cerita yang saya dengar langsung dari ‘pelaku sejarah’ korban Tsunami, banyak yang mengira hari itu adalah hari kiamat. Semua terjadi begitu cepat, membawa pergi sanak saudara, keluarga dan harta benda. Bahkan rumah merekapun hilang tak berbekas. Baca lebih lanjut

Ketika Ganja Jadi Rumput Liar

ilustrasi ganja jadi rumput liar (jabir.doc)“Tolonglah ditanda tangani, Dok. Saya tidak bisa PNS 100% kalau Dokter tidak mau tanda tangan. Beberapa teman saya yang sering pakai ganja, tapi kenapa mereka tidak positif pake ganja?”

“Mungkin mereka tidan pernah pake dalam beberapa hari ini, jadi tidak terdeteksi ganja dalam air kencing mereka” Saya hanya bisa menjelaskan demikian. Biasanya paling lama 5-6 hari berada dalam air seni. Dua tahun berturut-turut saya diamanahkan menjadi anggota Tim Pemeriksa Kesehatan kabupaten untuk CPNS yang akan diangkat jadi PNS 100%. Setiap CPNS diharuskan bebas narkoba dengan surat keterangan bebas narkoba. Baca lebih lanjut

Kopi Barat

kopi-aceh-62Kepalaku mulai berat. Berdenyut sakit. Badan terasa ‘gak enak’.Konsentrasi buyar. Craving terhadap kopi kambuh lagi. Sudah 2 malam saya mencoba untuk cerai dengan kopi. Malam sebelumnya saya sanggup untuk tidak minum kopi, tapi saya tidur semalaman dan terbangun saat sholat shubuh dengan kepala yang berdenyut. Namun malam ini, saya benar-benar ‘sakau’. Ada teman yang bilang kalau belum minum kopi, rasanya seperti ‘gagal orgasme’. Baca lebih lanjut

Busana Ketat akan Dilarang bagi Wanita di Aceh Barat

arayaBelum selesai pro dan kontra Qanun Jinayat di Aceh, Bupati Aceh Barat Ramli MS akan menerapkan kebijakan melarang pakaian ketat bagi wanita. Ini adalah gebrakan yang patut diacungi jempol dan sebenarnya tidak perlu ada pro kontra. Seharusnya  sudah sejak lama  diterapkan. Aceh yang sudah diberikan wewenang oleh pemerintah pusat untuk menerapkan syariat Islam walau ada pihak lain yang sewot. Jika Anda sempat jalan-jalan ke Meulaboh (Aceh Barat) atau daerah Aceh lainnya mungkin Anda akan tercengang dan mengatakan ” Negeri Syariat kok begini ya?” Hampir tidak ada perbedaan yang mencolok dengan daerah-daerah lain di Indonesia. Baca lebih lanjut