Sholat dengan Santun

sholat

Saya tinggal di suatu rumah yang berhadapan langsung dengan speaker salah satu musholla di kota Surabaya. Musholla yang menjadi tempat ibadah warga  satu RT itu kerap menjadi biang keributan dan mengganggu ketentraman warga, terutama ketentraman saya. Jangan harap bisa sholat dengan tenang di rumah (bila terlambat sholat berjamaah) bila speaker musholla itu telah dihidupkan… Ributnya minta ampun. Saya terus terang tergangu. Saya pikir semua orang akan terganggu. Apalagi suara imam yang memimpin sholat jama’ah itu melengking serak-serak banjir. Sebelum adzan dikumandangkan, suara orang mengaji sudah dibunyikan lewat loudspeaker masjid atau musholla. Tidak sebagaimana di zaman Rasulullah, tak ada bunyi-bunyian lain sebelum azan selain azan merdu yang dikumandangkan oleh Bilal. Musholla yang seharusnya menjadi sumber kedamaian itu menjadi sumber ketidaktenangan masyarakat di sekitarnya. Baca lebih lanjut

Tidak Ada Maaf bagi Penghina Rasul

Vonis mati penghina Rasul
Vonis mati penghina Rasul

Ketika  ada orang yang mengutak-atik syahadat umat Islam  dengan sadar dan sengaja dengan kalimat seperti ini assaduanla ila bonita, wa asaduanna moammar kadafi, apa yang menjadi kesan yang terbersit dalam benak kita? Saya melihatnya ini sebagai sebuah penghinaan atau pelecehan. Seorang blogger di kompasiana (kompasianer) melontarkan pelecehan tersebut. Walau sang empunya postingan sudah minta maaf dan admin kompasiana sudah menertibkan artikel ini, namun saya kira masalahnya tidak sesederhana itu. Minta maaf tidaklah cukup. Baca lebih lanjut

Menyikapi Fatwa

locustempus.blogspot.comSebagai orang seorang muslim yang kurang paham agama dan tidak bisa menggali status hukum terhadap suatu masalah,  maka saya memilih takliq-mengikuti- terhadap apa yang diputuskan para ‘ulama’. Namun saya sedikit heran dengan  sikap beberapa kaum muslimin yang sepertinya antipati atau bahkan mengatakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) kurang kerjaan dengan mengeluarkan fatwa ‘aneh’ atau konyol bagi mayarakat. Saya cenderung mengikuti fatwa tersebut walau ada beberapa fatwa yang saya kurang setuju karena mungkin karena saya yang tidak  mengerti duduk persoalannya apalagi dalil-dalil syar’i-nya. Saya juga mendukung dan setuju dengan fatwa tentang haramnya wanita menumpang pada pengojek pria asing (nonmuhrim)  atau menjadi tukang ojek bagi pria yang bukan muhrimnya sebagaimana yang pernah ditulis Bang ASA di Kompasiana tentang Wanita Naik Ojek? Haram, Nih, Yeee. Mungkin kurang bijak apabila kita menghakimi para ulama kita sebagai orang/lembaga yang kurang kerjaan atau kehabisan proyek serta mencari sensasi disaat kita belum mengerti tentang hakikat fatwa dan apa yang difatwakan oleh para ulama. Berikut hasil googling saya : Baca lebih lanjut

Pluralisme Agama = Agama Baru

Kata pluralisme kembali menggema ketika Alm. Gus Dur meninggal dunia. Sebagai orang awam yang kurang paham agama dan cenderung mengikuti pada pendapat ulama dalam perkara hukum, maka sejak Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengelurakan fatwa haramnya pluralisme, liberalisme, dan sekularisme pada tahun 2005, maka saya berpegang pada fatwa yang dimaksud. Namun ternyata ada yang aneh, tatkala Gus Dur meninggalkan kita semua, SBY memberikan gelar “Bapak Pluralisme” pada beliau (Antara.co.id, 31/12/2009) dan ada kalangan liberal yang meminta MUI untuk mencabut fatwa yang mengharamkan pluralisme (Kompas.com, 4/1/2010). Baca lebih lanjut

Populasi Muslim Dunia

Setelah membaca postingan Mas Minami tentang Muslim Demographics di Kompasiana, saya tertarik untuk mencari kembali bagaimana mapping umat Islam saat ini. Berikut beberapa penelitian dan berita yang menampilkan bagaimana populasi umat Islam saat ini :

  1. Hasil survei terbaru lembaga survei Amerika Serikat, Pew Research Center, seperti dikutip IslamOnline.net (9/10/2009). Jumlah umat Islam di seluruh dunia mencapai 1/4 total jumlah penduduk dunia (sekitar 1,57 Milyar). Mereka tersebar di Asia (20%), Eropa (5% atau sekitar 38 juta jiwa), Amerika (7 juta), dan kawasan lainnya. The Pew Forum on Religion and Public Life dalam laporannya baru-baru ini menyodorkan data tentang jumlah Muslim dunia melonjak hampir 100 persen dalam beberapa tahun ini. “Rata-rata di tiap negara bertambah dari semula 1 juta menjadi 1,8 juta penganut,” tulis laporan terbaru tentang riset yang dilakukan selama tiga tahun itu. Baca lebih lanjut

Setiap Tahun 100 Orang Yahudi di Israel Masuk Islam

yahudi-masuk-islamSetiap tahun ada ratusan orang Yahudi di Israel yang datang ke Kantor Departemen Kehakiman untuk mengajukan permintaan bahwa mereka ingin meninggalkan agamanya dan memilih masuk agama Islam.

Para aktivis Yahudi memperingatkan dengan keras agar memerangi fenomena ini, sebab tidak sedikit orang Yahudi yang telah masuk Islam tanpa melaporkan ke Kantor Departemen Kehakiman. Baca lebih lanjut

Bom Hotel Ritz Carlton dan JW Marriot : Jangan Latah Mendiskreditkan Islam

Wawancara SCTV  dengan Andi Wijayanto begitu dini mengatakan indikasi keterlibatan kelompok Islam dalam pemboman tersebut. Dalam wawancara tersebut (siang 17/7/2009) ia menyebukan pelakunya pastilah kelompok dengan IDEOLOGI YANG KUAT. Walau kebanyakan pelaku pengeboman katanya “terbukti” banyak dilakukan oleh kelompok-kelompok Islam tertentu, namun sebelum segalanya terbukti, sebaiknya kita jangan latah dulu untuk langsung menyudutkan Islam.  Karena mayoritas kelompok Islam juga mengutuk dan tidak setuju metode perjuangan dengan cara kekerasan dan amoral seperti itu. Aksi-aksi pengeboman selama ini juga belum tentu murni dilakukan oleh kelompok Islam tertentu. Saya pikir “teori konspirasi” bisa menjelaskan banyak hal tentang kejadian seperti ini. Baca lebih lanjut