Antara Prita dan Luna Maya

Luna Maya Berjilbab (jabir.doc)
Luna Maya Berjilbab (jabir.doc)

Apa yang sebenarnya telah terjadi pada Prita Mulyasari dan mungkin akan terjadi pula para artis cantik Luna Maya menurut saya karena adanya perbedaan antara komplain/mengeluh atau protes dengan menghujat atau menghina.  Mengeluhkan perlakuan atau  pelayanan yang tidak standar adalah wajar dan menjadi hak setiap orang. Hal ini tidak melanggar hukum di negeri ini. Namun jangan sampai menghujat atau menghina. Seandainya Prita Mulyasari hanya mengeluhkan layanan buruk RS Omni International tanpa menghujat/menghina  pihak rumah sakit dan beberapa dokter, mungkin dia tidak dijerat dengan tuduhan pencemaran nama baik. Kita dapat melihat beberapa penggal isi email Prita yang menurut saya itu sudah termasuk ‘hujatan’ bukan sekedar komplain atau keluhan semata. Penggalan kata-kata ini bisa dikategorikan dalam ‘pencemaran nama baik’ :

“Makanya saya sebut Manajemen RS OI pembohong besar semua. Hati-hati dengan permainan mereka yang mempermainkan nyawa orang”

“Terutama dr G dan Og, tidak ada sopan santun dan etika mengenai pelayanan customer”.

“Tapi, RS ini tidak memperdulikan efek dari keserakahan ini.”

Demikian pula dengan Luna Maya yang ‘menghina’ infotaintment dengan kata-kata yang sebenarnya kurang pantas ditulis oleh seseorang yang berparas ayu seperti dia.  Walau memang terkadang, infotaintment juga sangat berlebihan dalam mencari suatu berita yang akan menjadi bahan gossip (semoga saya tidak tergolong menghujat). Sehingga orang yang kelelahan dan emosi bisa mengucapkan/menuliskan kata-kata yang kurang pantas.  Seandainya Luna Maya hanya menyampaikan ‘nota’ protes atau menuntut secara hukum perlakuan yang ia terima dan tidak mengeluaran ‘hinaan’, mungkin dia tidak akan dituntut oleh pers atas tulisan/statusnya di akun Twitternya  atas tuduhan pencemaran nama baik.

“Infotainment Derajatnya Lebih HINA drpd PELACUR, PEMBUNUH!!! May Ur Soul Burn in Hell”

Baik Luna Maya atau Prita Mulyasari, keduanya disangkakan Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang penggunaan teknologi elektronik atau yang sering disingkat ITE. Bahkan kabarnya Luma Maya akan di-juncto-kan juga dengan pasal 310, 311, 315, dan 335 KUHP tentang pencemaran nama baik, fitnah, penghinaan dan perbuatan tidak menyenangkan melalui lisan dan tulisan. Bila tuntutan ini diteruskan dan Luna Maya terbukti bersalah, ancaman penjara dan denda ratusan juta rupiah menanti sang dara ayu. Akan adakah koin lagi untuk Luna Maya?

Hal ini mngkin bisa menjadi introspeksi bagi kita semua, terutama para blogger untuk lebih hati-hati dalam memilih kata yang akan kita publikasikan sebagai tulisan ataupun memberikan komentar atas suatu tulisan. Saya juga minta maaf bila apa yang telah saya tulis dan komentar yang saya berikan ada yang terkesan ‘menghujat’ atau ‘menghina’ para kompasianer yang lain. Sebuah pepatah lama sepertinya masih berlaku “mulutmu adalah harimaumu”. Mungkin kita akan menyesal satu kali karena diam, namun kita bisa menyesal berkali-kali karena bicara. Pada suatu saat Abu Bakar ra memegang lidahnya seraya berkata “ Inilah yang dapat menjerumuskanku ke dalam malapetaka”.

Sumber : my kompasiana

Iklan

3 Tanggapan

  1. Kalau memang selama ini yang diberitakan infotainment ada sebagian yang tidak benar, berarti telah melakukan fitnah, dan dalam Al Qur’an Surat Al Baqarah 2 : 191 disebutkan : …., dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, … ; juga dalam Surat Al Baqarah 2 : 217 : …, Dan berbuat fitnah lebih besar (dosanya) daripada pembunuhan, …. Kalau dalam rangka itu statement luna maya nggak salah juga, walaupun dalam Al Quran juga desbutkan : …Kalau ada orang berbuat jahil, katakanlah dengan penuh keselamatan.
    Jadi sebaiknya setiap individu saling menjaga diri, wartawan infotainment juga jangan suka menebar berita yang tidak perlu, sebaliknya ‘objek berita’ juga menjaga statement yang kurang baik

  2. saya juga memang dari awal sudah memihak omni.
    lagu hula apa publik tidak sadar kalau mereka telah menyengsarakan orang yang mungkin lebih miskin dari prita. karyawan cs dan satpam di omni misalnya.
    mereka terancam di pecat karena rs omni mulai bangkrut !
    bagaimana dengan nasib mereka ?
    menolong prita namun tidak memikirkan nasip ratusan karyawan yang menggantungkan hidup pada omni !

    • saya juga memang dari awal sudah memihak omni.
      lagi pula apa publik tidak sadar kalau mereka telah menyengsarakan orang yang mungkin lebih miskin dari prita. karyawan cs dan satpam di omni misalnya.
      mereka terancam di pecat karena rs omni mulai bangkrut !
      bagaimana dengan nasib mereka ?
      menolong prita namun tidak memikirkan nasip ratusan karyawan yang menggantungkan hidup pada omni !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: