Mencermati Pesta Blogger 2009

pesta bloggerPesta Blogger 2009 telah berakhir. Semoga acaranya sukses luar biasa. Perhelatan tahunan ini mendapat perhatian tersendiri bagi saya. Ada beberapa hal yang perlu dicermati dari ajang kopdar (kopi darat) para blogger Indonesia ini.

1. Pesta Blogger 2009 disponsori oleh Duta Besar Amerika Serikat.
Saya tidak mempermasalahkan siapa yang mensponsori acara ini. Namun AS jelas punya alasan yang kuat untuk membantu pendanaan. Salah satunya adalah alasan pelestarian demokrasi dalam bentuk kebebasan berekspresi dan berpendapat yang tercermin dari apa yang dilakukan oleh para blogger. Selain menjadi sponsor  pesta blogger 2 tahun berturut-turut, Kedubes negeri “Paman Sam” itu mendanai pelatihan menulis blog di beberapa kota. Demokrasi merupakan salah satu barang jualan Amerika yang sangat laku terutama di negeri islam dan negara berkembang lainnya. Demokrasi yang indah pada “casingnya” namun bila ditelisik secara mendalam ternyata hanya menguntungkan orang-orang berduit (para kapital). Jadi saya pikir  menyisihkan dana untuk penyelenggaran pesta blogger tak terlalu berarti bagi Kedubes AS.

Amerika pasti punya kepentingan didalamnya. Bagi orang Barat “tidak ada makan siang yang gratis”. Kita bisa melihat kasus pergolakan politik di Iran beberapa waktu lalu,  tatkala semua media diblokir oleh pemerintah, para blogger Iran terutama yang aktif di microblogging Twitter menjadi tumpuan warga Iran yang berseberangan dengan Mahmud Ahmadinejad untuk menyuarakan apa yang sebenarnya terjadi. Sampai-sampai Pemerintah Amerika (Pentagon) meminta langsung pihak  Twitter untuk tidak mematikan servernya yang pada saat itu akan melakukan maintenance. Jika suatu saat nanti kejadian seperti itu terjadi di Indonesia, blogger Indonesia kemungkinan akan mempunyai peran yang sangat besar. Bahkan bisa dmanfaatkan oleh Amerika Serikat untuk membuat propaganda dan opini tertentu dalam masyarakat.  Makanya saya tidak heran bila kedubes AS sangat setia mengawal pesta blogger Indonesia.

2. Pesta Blogger 2009 dihadiri langsung oleh Menkominfo Tifatul Sembiring yang baru dilantik.

Ada hal menarik dengan salah satu pernyataan mantan presiden PKS itu. Bagi saya beliau lebih cocok jadi menteri agama. Tapi tak apalah, yang penting beliau mau memberantas pornografi dalam media dan memblokir situs-situs porno yang ada. Beliau menghimbau kepada rekan blogger agar bisa menjaga kebebasan yang bertanggung jawab. “Saya sebagai menkominfo, sangat berharap kerja sama dari semua pihak agar makin memperkokoh karakter bangsa,” ujarnya. Karakter bangsa yang mana? Rasanya Indonesia saat ini belum punya karakter yang bisa dibanggakan. Bangsa yang mandiri atau Macan Asia? Sepertinya bukan, karena bangsa ini masih selalu disuapi oleh IMF dan lembaga donor lain serta sangat takut pada Amerika. Bangsa kuli? Mungkin ada benarnya karena kita mengekspor banyak “kuli” ke luar negeri.

Tidak usahlah dulu kita berbicara pada karakter bangsa, karakter blogger Indonesia bagaimana? Ketika melakukan blog walking, banyak blogger yang benar-benar menulis dengan taste dan analisa yang tinggi serta memberikan inspirasi bagi pembacanya. Saya kira blog-blog seperti ini yang mesti kita contoh. Bukan seperti blog saya yang isinya amburadul :-). Namun blog yang sering menduduki posisi sepuluh besar di wordpress kebanyakan adalah blog berita yang menyajikan berita terkini yang diambil dari sumber berita tertentu, pengumuman lowongan pekerjaan, perjudian (togel),hal-hal yang unik,  gosip artis terkini, dan blog yang memuat kata kunci pornografi.

3. Pesta Blogger 2009 dan kekuatan politik baru.
Nampaknya pemerintahan baru SBY akan berjalan tanpa oposisi. PDIP  tidak secara tegas akan menjadi oposisi. Bahkan katanya tetap menunggu jatah menteri jika suatu saat dilakukan reshuffle kabinet. Parpol-parpol Islam semua mencari aman dengan bergabung dalam kabinet SBY bahkan terkesan ‘mengemis’ jabatan menteri. Sehingga dikhawatirkan tidak akan ada mekanisme check and balance atas pemerintahan yang berjalan. Yang menjadi harapan untuk bisa menempatkan diri sebagai oposisi adalah masyarakat sipil dan media. Menurut saya salah satu yang bisa mengambil peran itu adalah para blogger Indonesia. Disamping jumlah blogger Indonesia yang katanya sudah melebihi 1 juta orang, sebagian besar memiliki kemampuan politik yang spektakuler. Blogger bisa membentuk opini publik/media dan bisa menjadi satu kekuatan politik yang diperhitungkan. Kembali lagi kita melihat bagaimana peran blogger dalam kisruh politik di Iran beberapa waktu yang lalu. Namun siapkah para blogger menjadi oposan? Usul neh, bagaimana kalau blogger Indonesia berkarakter “oposan” pemerintah?

Iklan

7 Tanggapan

  1. Namun siapkah para blogger menjadi oposan?

    tulisan yg diakhiri pertanyaan .. smoga tidak sulit menjawabnya .. 😉

    • Saya melihat salah satu kandidat oposan mumpuni itu adalah kopral cepot… Saya sangat salut atas tulisan2nya…. Kalau ada “partai blogger” saya akan memilih Kopral Cepot sebagai pemimpinnya..
      Lanjutkan !!!

      • Ah mas Jabir aya-aya wae 😉 sy mah masih newbie mas.
        sing penting “wa shobiru wa robithu” dng kesabaran n konsisten pd apa yg musti qt perbuat maka perubahan itu bukan hal yang mustahil.

        btw .. suatu saat sy mengundang Mas Jabir untuk sharing pemikiran di “rumah baru” sy Insya Allah per 28 Okt 09 .. mohon do’anya ..

      • OK Mas.. Saya tunggu peresmian ‘rumah baru’nya. Jgn lupa syukuran (acara makan2 gitchu…) 🙂

  2. wakh kayaknya seneng buanget ya, bisa ketemuan ama teman teman blogger se-indonesia, sayang saya gag bisa ikutan….mungkin tahun depan bisa dech….jadi mulai sekarang akan nabung dananya dulu…akh, selamat yah

  3. Wah, kalau melihat topik blog-blog yang berada di Top-10 WordPress, memang menyedihkan. Tapi itulah potret masyarakat kita.

    Kalau ditanya tentang solusinya, saya mah bingung, euy! Terlalu kompleks.
    Tapi daripada cuma bisa nonton, lebih baik berkontribusi dengan menulis hal-hal yang baik saja.

    Salam kenal, salam ukhuwah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: