Menkes Baru “Rasa” Amerika?

menkes baruAda yang aneh dengan pergantian menteri kesehatan Kabinet  Indonesia Bersatu jilid II SBY. Keanehan pertama : menkes sebelumnya yang menurut saya cukup sukses sebagai menkes idealis dan berani melawan hegemoni Amerika dan WHO, diganti dengan seseorang yang ternyata dekat dengan Amerika. Keanehan kedua : menkes yang ditunjuk sekarang tidak mengikuti audisi menteri idol yang diselenggarakan oleh SBY, padahal SBY sendiri menjadikan mensyaratkan bahwa menteri di kabinetnya harus ikut audisi. Keanehan ketiga : menkes yang diangkat ternyata seseorang yang memiliki track record yang kurang baik bahkan pernah diisukan “menjual” virus dari Indonesia untuk kepentingan asing. Keanehan keempat : calon menkes yang ikut audisi dielimininasi dengan alasan tidak lolos tes kesehatan (psikotest), padahal beberapa orang calon menteri lain yang tidak lolos tes kesehatan ternyata tetap ditunjuk sebagai menteri. Seorang guru besar ilmu kedokteran(Professor) ternyata tidak lulus psikotes.

Sepertinya ada faktor  “x” yang bisa menjadi variable ‘utama’ yang menyebabkan keanehan ini terjadi. Saya mencoba mencari jawaban atas keanehan ini. Semua jawaban terpusat pada satu analisis bahwa SBY tunduk pada Amerika atau dengan kata lain keanehan ini terjadi karena SBY menerima pesanan dari sang ‘maha guru’ dan kiblat pemerintahan SBY yakni Amerika Serikat. Bahkan SBY pernah berkata, ‘’I love the United State, with all its faults. I consider it my second country’’. Saya mencintai Amerika dengan segala kesalahannya. Saya menganggapnya sebagai negeri kedua saya.” (lihat Al Jazeera English–Archive, 6 Juli 2004. Atau bagi yang ingin melihat link-nya silakan klik http://english.aljazeera.net/archive/2004/07/20084913557888718.html)-dikutip dari eramuslim.com

Makanya  kita tidak heran bila Sri Mulyani yang pro Amerika dan berhaluan neoliberal walau terkait dengan kasus Bank Century tetap kembali sebagai menteri keuangan, sedangkan Siti Fadilah Supari yang ‘anti Amerika’ yang menurut banyak pihak sukses sebagai Menkes dan tidak terkait dengan perkara apapun terpaksa didepak dari susunan cabinet bersatu jilid II. Siti Fadillah Supari pernah beberapa kaii membuat gerah Amerika dan WHO dengan berbagai sikap dan kebijakan yang diambil.

Saya kira semua ini merupakan salah bukti bahwa memang SBY adalah selalu tunduk pada Amerika dan cenderung untuk selalu mengekor Amerika. Kita bisa melihat bagaimana model kampanye SBY yang ‘dimirip-miripkan’  dengan kampanye Barack Obama. Menteri ESDM kemudian menjadi menteri pertahanan. Bagaimana kebijakan ekonomi yang liberal kapitalistik. Dan yang terakhir menyingkirkan orang anti kebijakan Amerika dalam kabinetnya serta mempertahankan orang-orang yang akan menjaga kepentingan Amerika di Indonesia.

Yah, semoga saja semua hal diatas hanya ‘buruk sangka’ saya pada SBY, namun saya kira semua orang bisa melihat dengan mata kepala sendiri apa yang terjadi sebenarnya. Padahal kalau SBY mau tegas terhadap Amerika, rakyat Indonesia-termasuk saya akan mendukungnya, apalagi SBY secara mandat dipilih oleh mayoritas rakyat negeri ini. Semoga menkes yang baru jauh lebih baik, minimal bisa menaikkan gaji dokter 🙂 … hehe…

Iklan

11 Tanggapan

  1. sepertinya memang demikian opini masyarakat pada umumnya… kita menunggu kejutan apa yang kira-kira dimunculkan oleh menkes kita yang baru, semoga para menteri bisa memberikan dedikasi yang terbaik bagi bangsa ini… salam sukses…

    sedj

  2. siap2 “dokter kesepian” menggatiken menkes baru bila program 100 hari ngaco 😉
    masa programnya mo bikin RS Internasional yang buanyaak .. aya-aya wae

  3. wah sepertinya ini keluhan dokter 🙂
    wah emang bangsa ini tdak akan pernah bs terlpas dr cengkraman AS …
    orang2 barat tidak ingin indonesia maju, sebab klo maju kita bakal menguasai dunia …
    liat aja sumber daya alam yang melimpah, lautan, tambang, tanah, hasil bumi lainnya

  4. semoga apa yang kita duga itu tidak benar, kalaupun benar semoga rasa nasionalisme lebih dominan

  5. memang sih mas ada indikasi kesana…

  6. mas, numpang comment ya:

    saya cinta Indonesia dan saya tidak pro Amerika. Tapi………
    saya kagum Amerika: kok bisa (baca: mampu) ya, ngatur negara orang?
    saya heran Indonesia: kok bisa (baca mau) ya, diatur negara orang?

    but,………I Love Indonesia. How pooor am I?

  7. waduh…waduh..
    masa baru saja menjabat sebagai menkes sudah ada masalah sih…
    menkes yang baru ini disebut2 membawa vaksin flu burung keluar negeri..
    sehingga menkes pada waktu itu memutasi endang kebidang yang tidak mengurusi virus dan sebaginya…

    apakah motif dibalik pemilihan menkes yang baru oleh bapak eSBeYe???
    semoga saja bapak eSBeYe tidak salah memilih….
    Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: