Ayat Ayat Tembakau

undang undang kesehatanDepartemen Kesehatan Republik Indonesia seakan kelimpungan tatkala ‘ayat tembakau’ yang seharusnya ada dalam Undang-Undang Kesehatan 2009 raib entah kemana. Disebut “raib”, karena ayat itu masih termuat dalam naskah perundang-undangan yang disetujui rapat paripurna DPR, namun sudah tidak ada lagi ketika Depkes menerima salinan UU Kesehatan itu. Ada yang mengatakan kejadian ini adalah kesalahan teknis, namun tidak sedikit yang mentengarai adanya unsur kesengajaan atau kudeta redaksional terhadap ayat yang dimaksud.

Ayat tembakau tersebut tercantum dalam pasal 113 ayat 2 Undang-Undang Kesehatan yang berbunyi “zat adiktif, sebagaimana yang dimaksud pada ayat (1) meliputi tembakau, produk yang mengandung tembakau, padat, cairan, dan gas yang bersifat adiktif yang penggunaannya dapat menimbulkan kerugian bagi dirinya dan/atau masyarakat sekelilingnya” Adapun ayat (1) yang dimaksud adalah (1) Pengamanan penggunaan bahan yang mengandung zat adiktif diarahkan agar tidak mengganggu dan membahayakan kesehatan perseorangan, keluarga, masyarakat, dan lingkungan.

Pada bagian ke tujuh belas UU Kesehatan ini diatur tentang Pengamanan Zat Adiktif yang lebih dominan mengatur rokok. Secara sekilas bila UU ini diterapkan, jelas akan merugikan industri rokok. Makanya tidak heran bila ada pendapat yang mengkaitkan raibnya ayat tembakau ini dihubungkan dengan ‘politik pemasaran’ produsen rokok yang ternyata bisa ‘men-delete’ ayat tembakau yang dmaksud.

Kalau memang hal ini merupakan kesengajaan dari pihak tertentu, tindakan ini jelas mengkerdilkan dan sangat  tidak menghargai kerja wakil rakyat dan presiden yang telah dipilih oleh rakyat dengan biaya besar  yang telah didaulat untuk membuat produk hukum.

Sepertinya fatwa haram merokok di tempat umum yang dikeluarkan oleh MUI tidak di indahkan sama sekali oleh sebagian besar perokok, makanya diharapkan dengan keluarnya UU kesehatan yang baru ini (terlepas dari isi lainnya yang masih menimbulkan kontroversi) bisa menahan para pecandu rokok untuk tidak membagi asap rokoknya dengan bukan perokok.

RUU Kesehatan 2009 dapat didownload disini(pdf) dan disini (word)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: