Ghibahtainment dan Egosentris

MarshandaTidak selamanya dunia ini indah dan hidup itu mulus. Derita dan bahagia bisa silih berganti. Dalam hidup pasti ada masalah. Karena hidup itu untuk bermasalah dan mencari masalah. Salah satu hal yang membuat kita bahagia adalah tatkala kita “tidak punya masalah” atau berhasil menyelesaikan masalah yang mendera fisik maupun batin. Masalah pada dasarnya adalah stessor yang bisa mengganggu keseimbangan jiwa seseorang. Bila masalah itu tidak terselesaikan dan muncul masalah-masalah lain dengan tingkat kesukaran yang sama atau lebih dan tanpa penyelsaian, maka seseorang bisa mengalami “dekompesasi jiwa”. Hal ini bisa terjadi pada semua orang, termasuk artis seperti Marshanda.

Ada yang mengatakan bahwa sang artis cilik ini gila (terlalu…). Harus dibedakan antara orang gila dan stress. Stress tidak berarti gila, walaupun bisa membuat gila. Stess biasa dinisbatkan pada seseorang yang beada dalam tekanan permasalahan. Dalam istilah medis seseorang bisa dikatakan gila (skizofrenia) bila memiliki beberapa gejala tertentu dan berlangsung dalam tertentu serta sudah meyebabkan adanya hendaya (gangguan) terhadap fungsi sosialnya.

Namun terkait dengan kasus video Marshanda ini, saya heran kok banyak orang senang melihat orang lain susah dan menderita . Padahal kita semua bisa juga mengalami hal yg sama dan melakukan hal yang sama dengan Marshanda bila berada pada kondisi yang sama dengan dia yakni ketika jiwa tidak bisa berespon normal terhadap tekanan yang diderita (dekompesasi jiwa). Walau saat ini mungkin kita akan mengatakan “tdk mungkin”. Namun ketika kita dihadapkan pada suatu masalah atau stressor yang berat, kita isa juga mengambil langkah yg sama seperti Marshanda. Kalau tidak salah Marshanda dikabarkan menderita beberapa penyakit dan mungkin memiliki masalah lain. Penyakit adalah salah satu bentuk stressor berat apalagi kalau kita sudah tahu bahwa kemungkinan sembuhnya sulit.

Heran saya…… penderitaan orang lain “dieksplotasi” demi rating berita ataupun blog oleh para pembuat berita maupun oleh para seleblog. Aneh.. Tidakkah kita sadar bahwa tindakan menyebarkan video  (aib) orang lain adalah salah satu bentuk ghibah ?? Sedangkan dosa ghibah yang paling rendah adalah sama dengan memakan bangkai saudara kita sendiri ?? Sebelum menjadikannya bangkai, tentu kita harus membunuhnya terlebih dahulu.

Begitulah mungkin yang terjadi jika semua orang sudah  egosentris, narsis, tidak mau melihat masalah dari sudut pandang orang lain (Marshanda).  Ingin “merdeka” sendiri tanpa mau memperdulikan penderitaan orang lain dan bahkan ada yang menjadikannya bahan cemoohan. Sebentar lagi mungkin infotaintmen(ghibahtainment) akan memburu Marshanda demi komersialialisasi berita dari penderitaan orang lain. Komentar yang diberikan lebih heboh dari video yang ditayangkan. Walaupun bukan tindakan yang benar ketika Marshanda meng-upload video dirinya yang  dinilai “aneh” tersebut ke dunia maya. Apalagi dia sudah terlanjur dikenal sebagai artis. Namun saya kira dia melakukan hal demikian dalam kondisi emosi yang tidak stabil.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: