Bom Hotel Ritz Carlton dan JW Marriot : Jangan Latah Mendiskreditkan Islam

Wawancara SCTV  dengan Andi Wijayanto begitu dini mengatakan indikasi keterlibatan kelompok Islam dalam pemboman tersebut. Dalam wawancara tersebut (siang 17/7/2009) ia menyebukan pelakunya pastilah kelompok dengan IDEOLOGI YANG KUAT. Walau kebanyakan pelaku pengeboman katanya “terbukti” banyak dilakukan oleh kelompok-kelompok Islam tertentu, namun sebelum segalanya terbukti, sebaiknya kita jangan latah dulu untuk langsung menyudutkan Islam.  Karena mayoritas kelompok Islam juga mengutuk dan tidak setuju metode perjuangan dengan cara kekerasan dan amoral seperti itu. Aksi-aksi pengeboman selama ini juga belum tentu murni dilakukan oleh kelompok Islam tertentu. Saya pikir “teori konspirasi” bisa menjelaskan banyak hal tentang kejadian seperti ini.

  • Kalau tujuannya ingin membunuh orang-orang kafir, mengapa tidak menunggu saat yang tepat yakni ketika tim Manchester United menginap di hotel tersebut, jelas korban dari orang kafir akan lebih banyak. Kalau tidak salah MU telah memesan 100 kamar di kotel tersebut. Rencananya, Hotel Ritz Carlton menjadi tempat penginapan para pemain kesebelasan Manchester United dan Hotel JW Marriott tempat menginap para pemain Indonesian All Star. Kedua kesebelasan akan melakukan pertandingan persahabatan di Gelora Bung Karno pada 20 Juli 2009. Kalau  alasannya karena kedua hotel itu jadi tempat perzinahan, kenapa bukan tempat-tempat prostitusi yang telah dilokalisasi oleh pemerintah yang menjadi sasaran pengeboman?
  • Pecinta bola di Indonesia dengan jumlah yang begitu besar terutama fans berat Manchester United bisa saja akan antipati pada Islam karena merasa kehilangan satu perhelatan akbar yang sangat ditunggu-tunggu. Setelah kejadian ini MU dipastikan batal ke Indonesia.
  • Peristiwa meledaknya bom di ke2 hotel berbintang lima tentu dirasakan agak janggal karena bom meledak dari dlm hotel/lobi karena :
    – Penjagaan hotel bintang 5 amat ketat dan segala yang masuk ke hotel dideteksi dengan  metal detector
    – Petugas keamanan (security) selalu memantau 24 jam.
    – pemeriksaan dilakukan sedikitnya 3 lapis dari sejak pintu gerbang hotel.
    Rasanya begitu sulit dan hampir mustahil untuk membawa masuk bom sampai ke dalam hotel. Lalu  dengan cara apa hotel sekelas JW marriot dan RITZ C bisa kebobolan ??? Pelakunya yang sangat profesional atau ada unsur kesengajaan ? Saya pernah menginap beberapa hari di hotel JW Marriot Medan dan melihat sendiri ketatnya penjagaan yang dilakukan. Apalagi JW Marriot Jakarta pasti lebih ketat penjagaannya dibandingkan di JW Marriot di kota lain karena adanya pengalaman yang sama di tahun 2003.
  • Kejadian terjadi setelah 10 hari penyelenggaraan pemilihan presiden. Bisa saja ada pihak-pihak tertentu yang menginginkan adanya kerusuhan pasca pilpres. Pilpres kali ini nampaknya “terlalu damai”, tidak ada gejolak sama sekali. Indonesia bahkan mendapat pujian dari banyak negara. Sangat bertolak belakang dengan pilpres yang baru-baru dilakukan di Iran yang bersimbah darah. Atau bisa saja aksi ini untuk makin memuluskan SBY-Boediono ke panggung kepresidenan yang dikenal sebagai “kawan” Amerika dan pengusung neoliberal. Tuntutan pelanggaran pemilu dari Mega-Prabowo dan JK-Wiranto sepertinya akan tenggelam dengan adanya peristiwa ini.
  • Saat ini gerakan Islam di Indonesia begitu leluasa melakukan segala aktivitasnya. Pemerintah tidak mengusik mereka sama sekali, bahkan terkesan memberikan ruang gerak yang luas. Hal ini jelas memberikan kekhawatiran bagi negara-negara anti Islam ataupun pihak-pihak yang tidak senang Islam bangkit. Nah… salah satu cara untuk meredam gerakan ini adalah dengan memunculkan stigma negatif tehadap gerakan Islam agar dicap sebagai teroris walaupun mereka berjuang tanpa kekerasan atau minimal  akan dianggap sebagai  pihak yang menelorkan radikalisme Islam atau memberikan inspirasi tindakan terorisme. Tujuan akhirnya adalah pemerintah akan membatasi membatasi ruang gerak harakah Islam bahkan kalau bisa melarang secara resmi gerakan-gerakan tersebut. Teror Bom selama ini memperlihatkan gaya Mossad. Lempar batu sembunyi tangan untuk mengeruk keuntungan dari kekacauan, rasa tak aman,dan ketakutan. Tak ubahnya teror bom pada saat pilpres 2004 dan mekambinghitamkan gerakan Islam.
  • Perburuan teroris di Indonesia nampak “vakum”  untuk beberapa saat. Buronan sudah tidak ada lagi. Jadi dengan adanya peristiwa ini nampaknya akan ada lagi kerjaan baru detasemen khusus antiteror (densus 88). Negara barat yang anti Islam seperti Amerika akan punya alasan untuk menawarkan bantuan laig kepada Indonesia terkait dengan pemberantasan terorisme. Akhirnya yang jadi korban adalah aktivis Islam yang kebanyakan tidak ada hubungannya sama sekali dengan tindakan teror. Yah… semoga saja tidak terjadi.
  • Teriakan solidaritas terhadap penderitaan muslim Uighur akan tinggal sesayup sampai karena tertutupi oleh peristiwa yang sebagian orang akan menyudutkan umat Islam. Bahkan bisa saja opini media berbalik dengan mengatakan bahwa muslim Uighur adalah kelompok teroris yang memang wajar mendapat perlakuan seperti itu.  Dua media besar di China, Xinhua dan China Daily menjadikan peristiwa ledakan di mega kuningan sebagai berita utama (Antara News, 17/7/2009). Berita tentang muslim Uighur malah ditutupi.

Wamakaruu Wamakarallaah Wallaahu Khayrul Maakiriin..(QS Ali Imran:54)

Artikel Terkait :

Iklan

7 Tanggapan

  1. Tidak ada yang latah pak.

    • Apa tidak latah tuh kalo langsung mencurigai bahkan seolah menuding kelompok Islam pelakunya dan bahkan ada yang bilang dalangnya adalah Nurdin M Top. Padahal belum ada bukti sama sekali kan ???

  2. otak pelakunya pasti si Nurdin M. Top n genk. Dilihat dari pola, motif, modusnya semuanya mirip.

    Sadarkah anda bahwa M. Top adalah agen Malingsia buat melemahkan dan menghancurkan pariwisata Indonesia?
    Analisanya sbb:
    1. Malingsia adalah negara Syariah, namun kita bisa dengan mudah menemukan niteclub, diskotik, lokalisasi PSK, bahkan Casino yg dilegalkan di dataran tinggi Ganteeeengnya. Jika ingin menegakkan syariah, jihad, kenapa gak ngebom di negara asalx di Malingsia sono? Napa mesti jauh ke Indon? Coba pikir?
    2. Di Negara asalnya, di Malingsia. Nurdin M. Top, tidak termasuk dalam daftar teroris palink diburu. Setiap ada pengeboman oleh Azhari dan M. Top. Pemerintah Malingsia sangat cuek bebek. Seolah2 gak terjadi apa2. Suatu hal yang aneh. Misalkan jika ada orang Indon jadi teroris di Malingsia sana, bom di sana, pasti semua teman2 dan kerabat teroris yang bersangkutan di Indon udah diciduk Polri untuk diinterogasi. Di Malingsia sono, kepolisian diraja Malingsia adem ayem tuh. Bahkan tidak berusaha membuntuti dan menyadap anggota keluarga Nurdin M. Top untuk mengetahui keberadaan Nurdin M. Top dan menginformasikannya ke POLRI. Aneh khan?
    3. Kalo diperhatikan, setiap kali dunia pariwisata kita mulai recover. Disaat itu pula teror bom terjadi. Di lokasi hotel, RM, dan pariwisata. Yang tidak ada hubungannya dengan jihad atau penegakan syariah. Ini jelas agen2 Malingsia yang ingin merusak citra Indon dan merebut turis2 mancanagera yang semula mau ke Indon, akhirnya pindah berlibur ke Malingsia sono. Tahu gak, MU setelah ke Jkt rencananya akan ke Berlibur ke Bali sebelum beratnding ke Korea dan China. Skrg mereka kayaknya stay di Malingsia sana, sapa yang diuntungkan dalam hal ini? Indon atau Malingsia?
    4. Jika mati bunuh diri disamping orang Bule adalah Jihad, Mati Sahid. Pertanyaan saya, di Kali Lumpur sono, banyak sekali bule2 berkeliaran. Baik turis ataupun profesional asink. Banyak hotel2 asing di sana, Banyak pabrik2 asing di sana, bahkan pabrik processor Intel ada di Malingsia. Napa gak ngebom di hotel2 atau tempat wisata di Malingsia yang banyak didatangin Bule? Napa bom di Jkt, Bali yang merupakan ikon pariwisata Indonesia. Tidak ada satu tempat wisata di Malingsia yang bisa mengalahkan eksotisme Bali. Mereka iri pada kita.

    Yang bodoh dari semua ini, adalah orang2 Indon yang bersedia bom bunuh diri. Diperalat oleh agen2 Malingsia dengan imink2 mati sahid. Kasihan sekali mereka.

    MUI mesti keluarkan fatwa, bahwa semua kegiatan Nurdin M Top dan jaringannya entah bernama apapun itu, mau JI keq, atau apapun namanya adalah sesat dan haram. Melakukan pemboman dan bom bunuh diri di masa damai ke orang2 yang tidak berdosa adalah sesat dan Haram.

    • Analisis yang bagus !!! Tp Mungkin kurang tepat juga kalo kita langsung mengatakan bahwa otak pelakunya PASTI Nurdin M Top sebelum ada bukti yang jelas.
      Yg saya ketahui Msia bukanlah negara Syariah tapi kerajaan yg juga tdak menerapkan syariah. Kerajaan bukanlah sistem yang Islami. Syariah hanya diterapkan di bbrpa negara bagian (itupun hanya sepotong2).

  3. Hentikan Diam Kita, Tolak Kekerasan!
    Duka cita yang dalam.
    Bunga Bukan Bom….
    Kasih Bukan Kekerasan….

    Pembunuh-pembunuh itu memang pengecut. Tapi kita mestinya juga tegas menolak siapa pun yang mempolitisir musibah ini untuk kepentinganya, alias memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. Mereka sama pengecutnya. Dalam kasus bom ini mereka sama-sama berlaku pengecut, yang pertama pengecut dan pembunuh, yang kedua pengecut dan pembohong…….

    Jangan dilupakan pula kita mesti melawan kekerasan oleh negara dan kekerasan sistimik/struktural karena tatanan sosial ekonomi yang tidak adil…..

  4. sebenarnya Noordin M Top itu siapa seh? hebanta benget… jangan-jangan dia dari golongan jin dan syaithan, tidak kelihatan, tidak berwujud tapi menakutkan… btw saya juga menyayangkan banyaknya orang yang latah, selalu menyudutkan kelompok tertentu… juga disayangkan karena pemimpin malah membuat pernyataan yang menimbulkan rasa takut dan kekhawatiran, bukan rasa aman… most of all saya salut tulisan antum, Syekh… tajam dan berkualitas… tetap semangat n salam sukses

    sedj
    http://sedjatee.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: