Mengapa Mesti Ada Perpisahan?

Salah satu kata yg paling berat untuk sy katakan dan dengarkan adalah kata ‘perpisahan’. Mudah untuk dituliskan, namun begitu berat untuk dihadapi. Namun mungkin bila tdk ada kata perpisahan, tidak akan ada kata pertemuan. Kedua kata itu adalah 2 hal yg tidak bisa dipisahkan. Bila ada pertemuan pasti akan ada perpisahan. Tatkala Nabi Adam AS diciptakan dan menemukan dirinya tinggal di surga, beberapa saat kemudian dia harus rela berpisah dgn surga yg penuh kenikmatan. Nabi Adam AS hijrah ke dunia yg unik, penuh warna dan tantangan. Inilah mungkin awal mula sejarah kata pertemuan dan perpisahan bagi anak manusia.

Siklus pertemuan dan perpisahan ini terus terjadi dalam kehidupan seseorang dan dalam sejarah peradaban manusia karena kedua kata itu memang mesti ada ketika manusia ada. Siapapun dia harus mengalaminya. Pertemuan biasanya diwarnai dgn hal2 yg indah dan membahagiakan. Perpisahan lebih byk dihiasi dgn kesedihan, keharuan dan linangan air mata. Jarang kondisi ini terbalik. Pertemuan adalah awal dari sesuatu yg baru, namun perpisahan bukanlah akhir dari segalanya.

Saat ini aku sdg menjalani prosesi yg sebenarnya tdk diinginkan. Perpisahan !!! Andai kata itu bisa dihapus dari kamus kehidupan ini, aku akan me-delete-nya secara permanen. Namun kata itu sepertinya adalah hal yg ‘default’ dlm program kehidupan setiap insan, sehingga mustahil untuk dihilangkan.

Teruntuk istriku tercinta, aku pasti akan selalu merindukanmu… Aku pergi untuk sementara. Rasanya aku tdk sanggup berpisah denganmu walau sesaat. Hari2ku akan hampa tanpamu disampingku.. Kepada seluruh staf Puskesmas Jeuram, selamat berpisah… Semoga Allah masih mempertemukan kita di kesempatan yg akan datang. Terima kasih atas segalanya. Mohon maaf atas sgala khilaf dan salah.

Special thanks to : Bang Arif, Bang Bus, Bang Jal, Billy, Marwin, Joharuddin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: