Makan Gaji Buta

makangajibuta1Sebenarnya saya kurang berminat jadi PNS. Salah satu alasannya karena sy paling tidak betah dengan rutinitas yang monoton dan berbagai aturan yang tak bergigi. Namun, jalan hidup berbicara lain. Sy sdh mencoba cari pekerjaan lain, namun ternyata PNS-lah jadi jalan terbaikku untuk mencari nafkah dan mengabdi untuk negeri ini :-). Semenjak aku jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), sebenarnya sy sdh banyak makan gaji buta. Yah… masuk kerja kadang telat, pulang lebih cepat, dan sering libur tidak resmi dengan alasan izin, tugas di luar, dll…Belum lagi kalau mengeluarkan kebijakan yang kadang menguntungkan diri sendiri dan melanggar syariat Allah.. Audzubillah..

Hal bisa kulakukan hanyalah menikmati pekerjaan ini, dan berusaha ikhlas (walau berat) dalam melakoni segalanya. Iklim kerja sebagai PNS memang berat bila kita ingin benar2 jujur dan terhindar dari pelanggaran hukum positif maupun hukum agama. Kecuali hanya ingin jadi pegawai rendahan.Walau sy gak pernah meminta jabatan, namun saat ini aku sudah masuh dalam perangkap birokrasi yang tak mungkin aku bisa lolos 100 % dari perbuatan yang melanggar hukum.

Rezeki kan tidak tergantung pada pekerjaan. Sudah ditentukan dari sono-nya sejak kita belum lahir. Mau jadi PNS, ataupun non PNS tidak jadi soal, rezeki pasti ada. Yang penting kita mau berusaha mencarinya. Namun hal yang tersulit adalah menghindari dosa sistemik bila sudah menjadi bagian dari birokrasi negeri ini yang terkenal korup dan tidak profesional. Sampai kapan aku akan bertahan dlm sistem seperti ini ? Semoga dipertengahan tahun ini, aku sdh bisa mengundurkan diri dengan jantan dan bersih 🙂

Iklan

9 Tanggapan

  1. Bpk…idealis boleh, tapi semoga jangan hanya menjadi wacana saja 🙂

    Beberapa hal yg nampaknya perlu dan wajib dilakukan diantara banyak hal adalah :
    masuk kerja JANGAN SERING TELAT walaupun kadang, pulang lebih cepat mulai dihindari, dan sering libur tidak resmi dengan alasan izin ini yang harus DIHILANGKAN, tugas di luar sepanjang menyangkut tugas kantor aman begitu untuk keuntungan sendiri ? MAKAN GAJI BUTA BENER !!?!!.

    Belajar dari hal yang terkecil nampaknya akan lebih baik dari pada mengampuntasi pekerjaan yang sudah diperoleh 🙂

  2. hehe… Betul sekali… Thanks ya..
    Sy akan berusaha lebih baik…

    • Pak Jabir,,, kalau negeri ini tidak ada yang mengurusi, semua tidak ada yang mau jadi PNS (meski hal ini tidak mungkin terjadi) apakah harus orang luar negeri (arab, china, bule atau manapun) yang jadi PNS? Kalau para PNS yang berhati suci mengundurkan diri, terus bagaimana negara ini?

  3. Saya percaya Pak Jabir adalah Muslim yang baik, dan Pak Jabir adalah tipikal Muslim yang percaya pada pertanggung-jawaban atas sekecil apapun kekeliruan yang kita perbuat.

    Berbicara risiko kesalahan, seperti saya di swasta juga justru lebih berpeluang untuk melakukan kesalahan, tetapi kita kembalikan saja pada hadits, kullu baniy aadama khttha’un, khairul khaththa’ienath thawwabuuna=)

    Saya juga di Jeuram Pak Jabir, semoga kita berkesempatan untuk berdiskusi, insya Allah

  4. Menjadi PNS adalah amanah pak. Amanah dari Masyarakat, dan amanah dari orang2 yang dulu kita sisihkan sewaktu test.

    Berbuatlah yang terbaik yang Bapak bisa untuk menjaga amanah tersebut. Mundur saya pikir bukan solusi. Perbaiki Kinerja, dan berikan contoh bagi teman2 sekerja.

  5. Bapak tidak perlu mundur dulu,tidak ada kata jantan untuk bertindak mundur..tapi jantan itu maju untuk menegakkan kebenaran..Allahuakbar!!!

  6. 🙂 sepakat sama pak herman 🙂 seharusnya pak dok jgn mundur, malah harus nunjukkin ke orang2, kalo bapak ga makan gaji buta, dan insyAllah ga akan tergoda u/ makan gaji buta sampe akhir hayat.. kalo bapak mundur, menurut saya, bukan sikap yg jantan! malah nunjukkin kalo bapak ga jantan! (afwan).. sang pemberani itu maju terus menghadapi apapun yg akan terjadi di depan!! tanpa takut untuk jatuh! itu baru jantan! jika ga bisa membuat orang sama kayak bapak, paling gak bapak bisa jadi tauladan buat diri bapak sendiri dan keluarga. toh Rosul dulu begitu kan? ga pernah ngarep orang akan nurutin kebiasaannya, tapi orang melihat dg sendirinya dan bisa menilai, dan subhnAllah.. beliau jadi suri tauladan bagi sahabat2nya..
    walo bapak ga bisa sesempurna Rosul, paling gak bapak ga mundur!! ttp semangat!!!
    IMHO.. CMIIW..

  7. Mundur dengan bersih, kayaknya susah deh dok ?
    Bukankah lebih baik mencoba memperbaiki sistem dari dalam. Mulai dari diri sendiri dari hal yg terkecil lalu tularkan ke orang lain.
    Semoga berhasil..

  8. hti2 pa mkn gji buta itu msknya subhat klo subhat itu stgh haram

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: