Apakah aku anak durhaka?

Kadang sy berpikir dan takut, mungkin saya sudah tergolong yg anak durhaka terhadap orang tua. Setelah 4 tahun sy di rantau orang, kedua orang tua saya menghendaki sy untuk pulkam. Namun dengan berbagai alasan sy belum mau pulkam. Sy merencanakan pulang setelah ‘jadi orang’ yg sy cita-citakan sendiri.

Beberapa waktu lalu sy sdh berniat pulkam, namun tidak jadi. Ayah saya sempat marah karena sy blm mau pulkam. Bahkan beliau-yg sangat sy hormati dan sayangi, sdh melarang sepupu2 sy untuk tidak menghubungi sy lagi. Kalau sebelum-sebelumnya Ayah selalu menelpon sy tiap bulan, 3 bulan belakangan ini tidak pernah lagi. Sy tidak bisa menelpon ortu karena di desa saya blm ada telepon sampai sekarang. Hare gene org sdh ke bulan, di kampung sy blm ada telepon.. Kalau pingin nelpon mesti ke kecamatan yg berjarak 12 km dari kampung. Tarif telponnyapun selangit… Kayaknya pake tarif kartu Biru.

Usia Ayah sy sekitar 60 thn, Ibu sy sdh 50 thn. Sepuluh tahun lebih muda dari Ayah. Saya sangat merindukan keduanya. Makanya sy usahakan pulang tiap tahun. Alhamdulillah sampe saat ini keduanya sehat2 selalu. Sy rencana pulang kampung 6 tahun lg, setelah sy selesai sekolah lg (semoga Allah mengizinkan & ortu meredhai). Maafkan anakmu bila belum mau pulang. Bukannya tdk ingin pulang atau tdk mau pulang, sy ingin sekali selalu bersama mereka berdua. Namun, izinkanlah sy untuk sekolah lg…

Bila Allah memberikan umur panjang, sy pasti kembali ke kampung. Sy akan kembali mengunjungi kebun kelapa yg pernah kita tanam bersama. Bibitnya kita pikul bersama melewati bukit dan lembah. Sy rindu untuk menyelam, mengejar dan memanah ikan di laut kita. Mendayung sampan ke kebun, memetik hasil panen, serta mengejar babi hutan yg sering mengobrak-abrik ladang singkong kita.

Nantikan aku kembali…..

Iklan

6 Tanggapan

  1. Hikz… Hikz…
    Terharu…

    πŸ˜₯

    Itu lah beratnya beban seorang dokter.

    Wish U All the Best, Bro…

  2. hal yg paling saya kenang ketika :
    1. saya lagi makan makanan enak2 atau makanan favorit almarhum saya cuman bisa menahan nafas..mengingat ayahanda yg telah pergi selamanya..
    2. ketika saya pergi ke satu tempat dan tempat itu adalah tempat yang menjadi kebahagian apabila almarhum datang berkunjung…
    3. ketika saya mendengar musik2 yang disenangi
    4. ketika saya mendapatkan rezeki yang hari ini tidak bisa saya bagikan kebahagian itu..
    5. ketika saya melihat laki2 umur 65-70 an thn
    6. ketika saya melihat acara2 favorit almarhum…

    banyak2 kenangan dan kegembiraan yang ingin saya bagikan kepada almahum…tp apa boleh buat takdir sudah menentukan lain, ketika saya harus ditinggal untuk selamanya….

    Bpk berikan kebahagian kepada orang tua ketika mereka masih ada, jangan sampai menghilangan komunikasi diantara ke2 nya….semua akan terasa apabila salah satu diantaranya atau semua benar2 tiada.

    Mengejar cita-cita perlu…tetapi jangan menghilangkan komunikasi, jaga perasaan mereka, bahagiakan mereka dikala mereka masih/bisa menikmati… tanpa harus menanggalkan cita2 kita.

    sukses selalu buat bpk πŸ™‚

  3. Saya juga merasakan seperti yang dokter rasakan. Pingin pulang kampung setelah jadi orang. Teman kerja terutama yang agak berumur sering menasehati, bahwa orang tua tidak butuh apa2 dari anaknya, mereka hanya butuh untuk dikunjungi.

  4. Makasih byk untuk nasehat Mas Atin. Thanks a lot krn sdh mengingatkan. Sy sepakat dgn Atin dan Puang Zul. Sy berharap semoga orang tua mengerti. Semoga sy bisa menjadi anak yg berbakti jg.. Amin

  5. maaf ini mbak yah…bkn mas he he πŸ™‚

  6. Waduh maaf Mbak Atin :-). Soalnya ada teman sy namanya Mas Atim. Makasih Mbak atas segala komentar dan nasehatnya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: