Lemak Babi pada Kapsul Obat

Adanya lemak babi pada kapsul obat kembali menggemparkan masyarakat. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Medan beberapa hari yang lalu mengumumkan adanya barang haram tersebut yang beredar di tengah masyarakat. Berita seperti ini sebenarnya bukan hal yang pertama kali terjadi. Kebanyakan cangkang kapsul obat memang dibuat dari gelatin babi.

Komponen babi yang pernah dipermasalahkan juga karena terdapat dalam makanan dan obat-obatan adalah enzim tripsin babi yang digunakan sebagai katalisator dalam pembuatan ajinomoto. Sampai saat ini masih ada beberapa jenis vaksin yang diwajibkan pemerintah (PPI) menggunakan tripsin babi termasuk vaksin untuk imunisasi meningitis calon jamaah haji.

Hal ini harus menjadi PR bagi pemerintah dan industri obat di tanah air untuk berupaya mencari pengganti produk haram tersebut. Tripsin babi bisa digantikan dengan tripsin sapi, gelatin dan lemak babi bisa digantikan dengan gelatin dan lemak sapi. Kalau ada yang halal buat apa cari yang haram. Jangan sampai hanya karena mendapatkan bahan dari babi lebih mudah dan murah, kita melupakan keharaman pada babi.

Iklan

Satu Tanggapan

  1. MasyaALLAH …. ini menandakan pemerintah kita kurang becus dalam mengurus sistem makann kita …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: