Koalisi Islam-Nasionalis : Kompromi Paradoks Demi Kekuasaan

Menghadapi pemilu mendatang muncul wacana koalisi yang ditawarkan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mengaku sebagai partai Islam yang terbuka untuk menggandeng partai nasionalis untuk meloloskan calon pemimpin bangsa ini. Partai yang diajak ‘berselingkuh’ itupun tidak tanggung-tanggung yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Saya heran kok ada partai yang berasaskan Islam akan bersatu hati dengan partai yang berasaskan pancasila dan marhaenisme (sosialis).

Alasan klasik koalisi aneh ini katanya demi kestabilan pemerintahan nantinya, pencapaian suara 20 % untuk bisa meloloskan calon presiden, kesamaan agenda (agenda apa ya ??) dan sama memiliki basis massa yang fanatik. Hal ini semua tidak lain adalah jual beli politik demi merebut kekuasaan. Hmm… Kok PKS tega-teganya berbuat seperti itu. Berangkulan dengan orang-orang yang sebagian besar mendustakan ayat-ayat Allah demi jual beli politik. Tapi semoga trik yang sedang diperankan oleh PKS ini hanya sekedar strategi untuk memperjuangkan dakwah Islam. Saya hanya khawatir, muatan dakwah terlupakan. Bukankah PKS adalah partai dakwah ??  Jangan sampai hanya karena terjebak “julukan” sebagai partai terbuka, dakwahnya jadi terbengkelai… Ingat.. PKS sudah terlanjur menjadi salah satu partai harapan umat. Jangan khianati mereka.

Berita terkait :

  1. Koalisi PKS, dengan Siapa?
  2. Menakar Koalisi Islam-Nasionalis
  3. PDIP Terus Jajaki Peluang Koalisi dengan PKS


Iklan

2 Tanggapan

  1. Hmm..kalo kenyataannya seperti itu,pasti banyak simpatisan PKS yang kecewa nih.Tapi,kita ga boleh berprasangka buruk dulu lah,toh semua pihak menginginkan perubahan.Kita doakan saja mudah-mudahan orang-orang yang selama ini memperjuangkan hukum Allah di bumi tercinta ini tetap konsisten dalam dakwahnya,jangan sampai terjerembab dalam kepentingan politik yang mengedepankan golongan tertentu saja.

  2. Gw setuju dengan tindakan PKS ini, bahkan kini PKS menjalin harmoni yang manis sekali dengan PDIP, gk salah toh? Yang penting adalah suara!
    Tidak perlu berbaju sempit lagi,sekarang era nya buka-buka an. Masalah akidah belakangan, itu bisa diatur di majelis2 taklim setempat

    GO PKS!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: