Puasa dan Kesehatan

Ada banyak manfaat yang diperoleh bila puasa dilakukan dengan baik dan benar. Puasa yang baik adalah puasa yang tidak merugikan kesehatan. Puasa yang benar adalah puasa yang sesuai tuntunan Rasulullah dan dilakukan atas dasar iman sehingga pahalanya diterima oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Selain itu akan memberikan dampak yang positif bagi kesehatan.

1. Puasa dan kesehatan Jantung

Rasulullah SAW biasanya berbuka dengan kurma basah, kurma kering, atau air putih. Kurma adalah makanan yang sangat baik untuk kesehatan karena kurma mengandung kalium, magnesium, niasin dan serat makanan. Makanan yang baik untuk jantung adalah makanan yang rasio kalium : natrium 5:1. Pada 100 g kurma rasio K : Na adalah 666:1. Kalium sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung. Magnesium penting untuk kontraksi otot jantung dan menjaga irama sinus jantung. Niasin berperan dalam optimalisasi penggunaan karbohidrat dalam tubuh dan dipercaya ikut berperan menjaga kesehatan jantung.

2. Puasa dan penyakit metabolisme.

Puasa ternyata mampu mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Bagi penderita diabetes melitus tipe 2 yang ringan, puasa bisa membantu menormalkan kadar glukosa darah.

3. Puasa dan Kesehatan pencernaan.

Dengan berpuasa kita bisa mengistrahatkan organ pencernaan selama kurang 10 jam. Hal ini bisa memberikan kesempatan sel beregenerasi. Bahkan bisa menyembuhkan sakit maag yang masih ringan.

4. Puasa dan kesehatan jiwa.

Puasa mendidik kita untuk bisa mengendalikan diri dan sabar. Tidak marah saat berpuasa. Memberikan ketenangan karena keyakinan bahwa dosa kita telah diampuni. Sehingga bisa menghilangkan perasaan terhantui oleh dosa di masa lalu.

5. Puasa dan penyakit degeneratif.

Puasa ternyata bisa mengurangi resiko terkena stroke. Hal ini berkaitan dengan penurunan kadar kolesterol jahat sehingga mengurangi terjadinya aterosklerosis yang bisa menyebabkan stroke.

6. Meningkatkan dayat tahan tubuh

Puasa akan mengurangi konsumsi oksigen dengan istrahatnya sel-sel tubuh sehingga akan mengurangi produksi radikal bebas. Radikal bebas sangat berperan sebagai pencetus berbagai jenis penyakit terutama penyakit degenerative. Puasa juga ternyata berfungsi sebagai detoks sehingga racun-racun dalam tubuh akan dikeluarkan. Dengan demikian daya tubuh akan penyakit bias meningkat selama bulan puasa.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: