Berbicara dgn Pasien, jangan kepada Pasien

Pasien adalah objek yg unik dan menarik. Tiap pasien mempunyai ciri khas sendiri, sehingga memerlukan pendekatan yg berbeda pula. Walau pasien adalah objek, namun mereka adalah manusia yg sama dengan dokter, bukan benda. Sehingga harus didekati dan dipahami secara lebih dan holistik.
Hal terpenting dalam menegakkan diagnosis penyakit pasien adalah anamnesis. So, informasi dr pasien memegang peranan utama. Bila dokter tidak bisa menggalinya dengan baik, kemungkinan besar akan terjadi kesalahan diagnosis. Pasien hanya akan menceritakan semua keluhannya pd sso yg ia percayai. Dokter hrs bisa mendapat kepercayaan pasien dan memiliki kemampuan komunikasi yg baik serta menjadi pendengar yg baik. Kebanyakan dokter sudah memotong pembicaraan pasien saat pasien baru berbicara 3 menit. Pdhal hal itu akan mnghilangkan sebagian informasi penting. Untuk itu berbicaralah dgn pasien sebagai teman atau sahabat. Jangan berbicara kpd pasien sebagai objek yg akan diberikan obat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: