Malpraktek vs Resiko Tindakan Medis

Beberapa hr yg lalu saat sunatan massal di salah satu rumah sakit di Banda Aceh ada seorang anak yg terpotong glans penisnya. Kemudian di kubupaten tempat sy tinggal ada laporan kasus salah suntik oleh bidan desa.
Untuk kasus pertama mungkin bisa kita kategorikan sebagai malpraktek karena memang itu adalah kelalain dan kecerobohan petugas kesehatan. Namun untuk kasus yg kedua, setelah telusuri sendiri ke lapangan tidak ada yg namanya salah suntik. Semua prosedur benar. Itu hanya resiko tindakan medis.
Memang ada persepsi yg berbeda antara masyarakat dan tenaga medis ttg malpraktek. Itu wajar krn pengetahuan masyarakat yg masih kurang ttg malpraktek. Standar malpraktek adalah hukum atau undang-undang kesehatan. Bagi masyarakat awam, bila keadaan mrk tambah buruk setelah mendapat pengobatan, itu sdh malpraktek. So penjelasan ttg resiko tindakan medis kpd pasien dan inform consent mesti ada untuk menghindari tuntutan yg sebenarnya tidak perlu terjadi.

Upload from my hp ipaq business navigator. HSDPA by Telkomsel

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: