Cinta memang harus memilih

Manusia adalah makhluk bercinta. Ia yang punya rasa. Rasa yang mesti ada sehingga seseorang bisa dikategorikan sebagai manusia sempurna. Namun kadang cinta begitu rumit dan penuh misteri. Cinta yang sejatinya membahagiakan kadang harus menyengsarakan para pecinta.

Ketika cinta diperhadapkan pada pilihan untuk siapa ia harus berpihak. Kepada siapa cinta pantas diberikan dan kepada siapa yang berhak mengecap nikmatnya. Sy sdh malas bicara ttg cinta. Tak ada habisnya. Aku sdh tidak tahu lg memilih. Cintaku palsu atau murni ? Sejati ataukah imitasi dan penuh paksaan ? Yg jelas aku tidak mau menyengsarakan hidupku demi cinta yg kosong dari rahmat-Nya. Cinta yg hanya menjauhkan aku dari sang pemilik cinta.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: