Ketika “perhatian” jadi segalanya…

Salah satu syarat mutlak pria yang diidamkan oleh wanita adalah ‘pria yang penuh perhatian’. Pria yang kurang perhatian mungkin akan dibenci atau dicampakkan oleh wanita. Terkadang pria lebih mementingkan pekerjaan dibandingkan wanita. Ada beberapa hal yang menyebabkan pria kurang perhatian pada wanita yang menjadi pasangannya, antara lain :

  1. Pekerjaan. Deadline tugas kantor dan banyaknya kewajiban yang mesti diselesaikan kadang membuat pria tidak sempat memperhatikan pasangannya. Bahkan untuk menuliskan pesan singkat kadang tidak sempat, apalagi harus menelpon berlama-lama atau menyempatkan sebagian besar waktunya untuk wanita. Pria yang tidak bisa membagi waktu dan berusaha memberikan perhatian pada wanita disaat seperti ini kadang harus menambah stess yang dihadapinya dengan omelan atau protes dari pasangan wanitanya. Namun wanita seharusnya juga mengerti akan pria seperti ini. Jangan hanya meminta perhatian saja tanpa memberikan dukungan sama sekali. Pria yang stess dengan pekerjaan perlu didukung, bukan untuk dimarahi karena perhatiannya pada wanita berkurang untuk beberapa saat. Lagipula kadang pria perlu “masuk ke dalam sumurnya” sendiri untuk hal-hal tertentu.
  2. Kemarahan. Pria yang sedang marah atau jengkel pada seseorang/sesuatu kadang akan mempengaruhi perhatiannya pada wanita. Apalagi kemarahan itu tertuju pada pasangan wanitanya. Sebagai manusia normal, pria juga punya rasa marah. bahkan banyak pria yang pemarah. kadang kemerahan pada orang lain dilampiaskan pada pasangannya.  Seharusnya pada kondisi seperti ini wanita mesti bisa menempatkan diri sebagai air sejuk yang bisa memadamkan api dengan lembut. Bukan menjadi api pula yang hanya akan menyulut api kemarahan pria lebih besar lagi.
  3. Kecewa. Pria yang kecewa pada pasangan wanitanya kemungkinan besar akan mengurangi perhatiannya pada wanita yang bersangkutan. Kekecewaan bisa diakibatkan oleh wanita yang tidak bisa melayani dan mengerti pria dengan baik, wanita yang terlalu banyak menuntut, meminta perhatian saja tanpa memberikan dukungan pada pria, dan wanita yang suka membangkang keinginan dan perintah pria.
  4. Berkurangnya rasa Cinta. Hal yang menyatukan pria dan wanita adalah cinta. Bila cinta itu memudar, otomatis perhatian akan berkurang. Bahkan bila tidak segera diperbaiki, cinta yang awalnya indah bisa berubah menjadi kebencian yang menakutkan.

Walaubagaimanapun perhatian adalah segalanya bagi wanita. Seorang pria mungkin akan bisa mendapatkan apapun dari wanita bila perhatian yang menjadi kebutuhan pokok wanita ini dipenuhi bahkan harus diberikan secara melimpah. Namun kepada wanita diharapkan mengerti juga akan pria. Jangan terlalu cepat memvonis pria yang kurang perhatian dengan tuduhan keji seperti berkurangnya rasa cinta atau pria sudah punya wanita lain.

Iklan

Satu Tanggapan

  1. bukan pengalaman pribadi toh pak dokter? 😀
    just kidding….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: