Karena pria takkan menangis

Bukan aku lebih mementingkan egoku
Tapi sudah sdh kodratku harus memimpinmu
Aku hanya mencoba mengerti kamu
Bukan seperti apa yang kau coba pikir padaku

Ku harus bagaimana agar engkau percaya
Karena pria tak mungkin menangis di hadapmu
Aku akan mencoba apa yang engkau pinta
Namun pria tak mungkin menangis di hadapmu.

(Soultan)

Apa pria sejati takkan menangis di hadapan wanita? Yah.. mungkin juga. Itulah pria. Selalu ingin nampak tegar,tidak mau diremehkan,  problem solver, dan selalu ingin jadi pahlawan. Namun bagi sy tergantung permasalahan yang dihadapi. Menangis bukanlah hal yang tabu dan terhina untuk pria.

Pria memang ditakdirkan untuk memimpin. Sehingga naluri itu pasti dan mesti ada. Namun hal ini kadang disalahartikan oleh kaum wanita.  Tatkala  naluri  memimpin itu muncul,  diartikan  sebagai sebuah sikap egois.  Setiap orang ingin didengarkan, apalagi pria. Sudah jadi kodrat wanita mesti dipimpin oleh pria  (bukan dijajah pria). Secara syar’i memang harus seperti itu. Tentu saja dalam batas2 kewajaran dan sesuai koridor syariat. Tidak seperti yang digembar-gemborkan oleh kaum fiminis yang menuntut kesetaraan gender dengan konsep yang ambigu dan malah menghancurkan kaum wanita dan institusi keluarga.

Satu hal yang miris dan ironis bila ada pria yang mau “dijajah” wanita. Tayangan ‘Suami-suami takut istri” di salah satu TV swasta sangat memalukan kaum pria. Walau fakta seperti itu memang mungkin ada :-). Wanita selalunya ingin dimengerti. Padahal pria juga ingin diperlakukan seperti itu. Bila pria menginginkan lebih dari satu istri, wanita seharusnya mengerti :-). Sudah kodrat lelaki menginginkan lebih dari satu wanita.

Iklan

Satu Tanggapan

  1. hmmm…udah kodrat ya pak dokter?
    sama kaya sakit, kodrat juga kan manusia bisa sakit.
    tapi lantas apa kita harus tenang2 aja di rumah kalo sedang sakit, hanya karena kita sadar kalo itu udah kodrat? Ga gitu kan pak dokter? 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: